Rapat Pleno dan HUT ke-62 Golkar Kutim: Khairuddin Serukan Soliditas Tatap Musda

SANGATTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar di Kabupaten Kutai Timur tak hanya dirayakan dengan suka cita, namun juga menjadi momentum penting bagi konsolidasi partai. Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD II Partai Golkar Kutai Timur, Khairuddin, S.IP., menyampaikan pesan-pesan strategisnya dalam Rapat Pleno Pengurus DPD II yang dirangkai dengan peringatan HUT ke-62 di Hotel Royal Victoria, Sangatta, pada Rabu (21/10/2026) malam.

Di hadapan para pengurus yang hadir dalam Rapat Pleno, Khairuddin mengapresiasi dedikasi jajaran pengurus yang terus menjaga kebersamaan di tengah dinamika organisasi. Ia menekankan bahwa dinamika yang terjadi di internal Partai Golkar Kutai Timur adalah hal yang lumrah dan harus disikapi secara dewasa.

“Jangan ada yang merasa menjadi tamu di rumahnya sendiri. Golkar Kutai Timur harus menjadikan perbedaan sebagai bagian dari dinamika untuk berkembang, bukan sebagai konflik,” tegas Khairuddin dalam arahannya.

Ia menepis isu perpecahan dan menegaskan bahwa komunikasi serta kebersamaan yang terbangun membuktikan semangat jajaran Golkar Kutai Timur untuk menjaga soliditas dan marwah partai. Rapat Pleno ini, menurutnya, menjadi ajang yang tepat untuk merapatkan barisan dan menyamakan persepsi.

Sebagai Plt. Ketua, Khairuddin menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi, mempererat kebersamaan, dan mengonsolidasikan seluruh jajaran pengurus. Salah satu agenda krusial yang dibahas dalam Rapat Pleno tersebut adalah persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Kutai Timur.

“Musda ini rencananya akan kita laksanakan pada tanggal 4 November 2026 di Sangatta,” ungkap Khairuddin, memberikan instruksi jelas kepada seluruh pengurus untuk mulai mempersiapkan agenda tersebut.

Ia mengingatkan bahwa Musda harus dipersiapkan dengan matang, berjalan tertib, demokratis, dan menjunjung tinggi martabat partai. Semua proses harus berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, serta arahan dari pihak berwenang.

“Musda bukan hanya momentum pergantian ketua, tetapi momentum untuk menentukan arah Partai Golkar Kutai Timur ke depan,” tegasnya.

Lebih jauh, Khairuddin mengingatkan bahwa jabatan bersifat sementara, namun persaudaraan dan loyalitas terhadap partai harus dijaga. Ia berharap perbedaan pandangan tidak mengorbankan pengabdian, persaudaraan, dan loyalitas yang telah dibangun.

“Jangan sampai karena perbedaan, kita mengorbankan persaudaraan dan loyalitas kepada Partai Golkar. Kita memiliki sejarah panjang, kader-kader berpengalaman, serta potensi besar yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” katanya.

Khairuddin mengajak seluruh pengurus untuk mengedepankan kepentingan organisasi di atas segalanya. Fokus utama saat ini adalah memastikan Partai Golkar Kutai Timur semakin maju, tertib, dan dipercaya oleh masyarakat luas. Ia juga secara terbuka meminta dukungan dan kerja sama dari seluruh pengurus untuk menjalankan roda organisasi dan menyukseskan agenda partai.

Pada kesempatan Rapat Pleno tersebut, Khairuddin juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendahulu, kader, dan pengurus yang telah membesarkan Partai Golkar di Kutai Timur, khususnya kepada Kasmidi Bulang, Ketua DPD II Partai Golkar Kutai Timur sebelumnya.

“Terima kasih kepada para pendahulu, seluruh kader, dan pengurus, khususnya Kanda Kasmidi Bulang. Apa yang sudah dibangun mari kita pertahankan dan lanjutkan untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Menutup rangkaian Rapat Pleno dan peringatan HUT ke-62, Khairuddin mengajak seluruh keluarga besar Partai Golkar untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan pengabdian, dan memperkuat kedekatan dengan rakyat.

Semangat “Golkar Bersama Rakyat” diharapkan terus menyala dan diwujudkan melalui kerja nyata serta komitmen untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutai Timur.

Pos terkait

banner 468x60