KUTAI TIMUR – Senyum para pelajar di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengembang. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kutai Timur menyalurkan 750 paket perlengkapan sekolah (school kit) bagi anak-anak yang terdampak bencana gempa bumi Flores.
Bantuan titipan masyarakat Kutai Timur tersebut diantarkan langsung oleh Ketua PMI Kutim, Dr. H. Kasmidi Bulang, bersama Sekretaris PMI Kutim, Wilhelmus Wio Doi, guna memastikan amanah para donatur sampai ke tangan para siswa.
Distribusi bantuan menjangkau lima kabupaten terdampak, yaitu Sikka, Ende, Nagekeo, Manggarai Tengah, dan Manggarai Barat. Wilayah Kabupaten Sikka menjadi salah satu fokus utama dengan penyaluran 440 paket yang disebar ke enam sekolah, termasuk SLB Karya Ilahi dan sejumlah institusi pendidikan di Pulau Palue.
Penyaluran berlanjut ke Kabupaten Ende yang menyasar para pelajar di Kecamatan Detusoko serta Kecamatan Maukaro. Di wilayah barat, tim menyambangi anak-anak di Nagekeo, Manggarai Tengah, hingga pelosok Manggarai Barat, salah satunya di Madrasah Ibtidaiyah Tomis, Kecamatan Komodo.
Kasmidi Bulang menegaskan, kehadiran perlengkapan belajar baru ini bertujuan untuk memulihkan semangat belajar generasi muda setempat pascamusibah. Ia berpesan agar para siswa tidak larut dalam duka dan terus menatap masa depan dengan gigih.

Apresiasi setinggi-tingginya turut disampaikan Kasmidi kepada masyarakat Kutai Timur serta para relawan Palang Merah Remaja (PMR) yang telah menghimpun donasi secara sukarela. Meski cakupan bantuan harus disesuaikan dengan kapasitas donasi yang terkumpul, wujud gotong royong ini membuktikan bahwa batas geografis bukan penghalang untuk saling menguatkan.
Melalui sinergi ini, PMI Kutai Timur terus membuka pintu kolaborasi kemanusiaan bagi masyarakat luas demi memastikan langkah pemulihan bagi sesama yang membutuhkan dapat berjalan berkesinambungan.







