SANGATTA-Diketahui setiap tahun pada 14 Juni, negara-negara seluru dunia memperingati Hari Donor Darah Sedunia (World Blood Donor Day). Hari ini diciptakan untuk beberapa tujuan menyangkut kebutuhan darah, yaitu: meningkatkan kesadaran global tentang perlunya darah dan produk darah yang aman untuk transfusi, menyoroti kontribusi penting donor darah sukarela yang tidak dibayar untuk sistem kesehatan nasional, mendukung layanan transfusi darah nasional, organisasi donor darah , dan organisasi non-pemerintah lainnya dalam memperkuat dan memperluas program donor darah sukarela dengan memperkuat kampanye nasional dan lokal.
Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia, Unit Transfusi Darah PMI mengadakan Bhakti Sosial bersama PT.KPC dan Serikat Pekerja di M4 . ” Dengan target 150 orang dan yang berhasil donor darah hanya 102 orang selebihnya tidak lolos karena tidak memenuhi syarat, ada HB rendah, kurang tidur, tekanan darah kurang dan tinggi.”ucap Artati Najasalman Kepala Bagian Pelestarian Donor Darah. Selasa (21/6/2022)
Program donor darah sangat penting, partisipasi masyarakat yang luas dalam memenuhi kebutuhan transfusi darah selama masa damai maupun selama keadaan darurat atau bencana ketika ada lonjakan permintaan darah atau ketika operasi rutin donor darah. Donor darah sangat dipengaruhi suasana sosial dan budaya dengan solidaritas yang kuat dan fasilitas pengembangan program donor darah yang efektif. Tindakan donor darah juga sangat berkontribusi untuk daerah setempat.
” Partisipasi dari PT.KPC dan Serikat Pekerja bukti salah satu kepedulian kepada Daerah Kutai Timur, dengan adanya tambahan stock darah di Unit Transfusi Darah PMI sangat membantu masyarakat Kutim jika sewaktu-waktu ada yang urgent dan membutuhkan Transfusi Darah “.
enjadi pendonor darah sukarela secara teratur adalah langkah sederhana namun tanpa pamrih yang dapat dilakukan setiap orang untuk memperkuat komunitas mereka, mendukung sistem kesehatan setempat, dan menyelamatkan nyawa.(mn)







