SANGATTA-Menyambut Hari Ulang Tahun (Hut) Kutai Timur (Kutim) ke-23, Sebanyak 70 orang anggota komunitas pencinta alam dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan Camping bersama ke puncak Bukit Sebatik Desa Suka Damai Kecamatan Teluk Pandan.
Camp Collaboration dilaksanakan dengan tujuan untuk mengikat tali silaturahmi sesama pencinta alam, mengenalkan objek wisata di Kutim dan memperingati HUT Kutim yang ke 23. Diantara komunitas yang bergabung Cerita Sangattaku, Abunawas Team Trip, Kompak Kutim, Sangatta backpacker, ABBP, MTMA Kutim dan Tenda Langit dari Kutim, sementara yang dari Bontang ialah Rimba Batara, Bontang Satria Punggawa dan lainnya.
” Puncak Sebatik dengan ketinggian 300 MDPL dengan jarak tempu 2,5 km menanjak dengan durasi waktu 1,5 jam, medan cukup berat bila hujan dan perjalanan kurang lebih 2 jam ditempuh dengan berjalan kaki ” Ucap Armin Ketua Kompak Kutim.
Armin selaku Ketua Komunitas Pencinta Alam Kutai Timur (Kompak_Kutim) mengungkapkan kegiatan ini juga di rangkaikan dengan melakukan aksi penanaman pohon serentak dengan tujuan “ Penyelamatan Hutan, Tanah dan Air ”.
Tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan air semakin berat dan kompleks, kita sering mengalami kekeringan dimusim kemarau dan kebanjiran di musim hujan, untuk menjawab tantangan itu pemerintah, masyarakat dan komunitas pencinta alam perlu bersinergi untuk menyelamatkan air melalui program dan aksi konkrit salah satunya adalah penanaman pohon ini. Penanaman pohon akan meningkatkan luasan dan kualitas ruang terbuka hijau sebagai fungsi esensial ekologis dan ruang kehidupan kita yang lebih berkualitas. Kegiatan penanaman pohon dapat dijadikan momentum strategis dalam upaya mengantisipasi dampak perubahan iklim global, degradasi dan deforestasi.
Dukungan penuh dari Bapak Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang, pada saat pelepasan sabtu (8/10/2022) di Rumah Jabatan Wabup Kutim. Sesaat sebelum melepas, Kasmidi mengucapkan selamat kepada Camp Collaboration yang akan berangkat ke puncak Sebatik untuk melakukan camping bersama antar komunitas pencinta alam.
Kasmidi juga mengucapkan terimakasih kepada para komunitas pencinta alam yang selama ini telah memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya masyarakat luar terkait destinasi-destinasi alam di Kutai Timur (Kutim).
” Wabup Kasmidi juga menyampaikan agar kegiatan ini dijadikan sebagai wadah edukasi dan pemersatu antar komunitas pencinta alam “. Kutim memiliki banyak potensi-potensi wisata yang bisa diangkat atau dipromosikan, tentu saja diharapkan destinasi wisata ini nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Ucap Kasmidi Bulang dalam sambutannya saat pelepasan Camp Collaboration.(M19-bn)







