
SANGATTA – Satuan Pendidikan Negeri di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) secara merata telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar. Salah satunya Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Sangatta Utara yang melestarikan Batik Kutim melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Kepala SDN 001 Sangatta Utara, Tri Agustin Kusumaningrum menyebut bahwa P5 dalam kurikulum merdeka belajar dapat menggali potensi keterampilan yang dimiliki oleh anak didik di satuan pendidikan.
“Nah kami mengambil tema melestarikan batik Kutai Timur dalam pendidikan muatan lokal,” ujarnya belum lama ini kepada awak media, Kamis (24/11/2022).
Pihaknya memilih tema batik Kutim lantaran memiliki nilai-nilai luhur yang tinggi dan menyimpan kegiatan dan informasi edukatif di dalamnya.
Selain itu, demi melestarikan kearifan lokal Kutim sehingga pihaknya banyak melakukan kegiatan P5 dengan pembelajaran kerajinan batik.
“Kami juga melakukan perjanjian kedepannya akan melakukan pengembangan-pengembangan batik Kutim,” ujarnya.
Pembelajaran terkait batik ini pun diadopsi menjadi salah satu muatan lokal (Mulok) di SDN 001 Sangatta Utara. Tidak hanya itu, dampak positifnya terhadap anak didik di SDN 001 Sangatta Utara dapat membuat karya seni berdasarkan imajinasinya masing-masing. (*)
(BN03.wu)_(Adv.Diskominfoperstikkutim)







