
Sangatta – Anggota DPRD Kutim, David Rante, meminta agar semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait segera menertibkan peningkatan jumlah pasar tumpah yang semakin meningkat.
David menyatakan bahwa ia telah meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk melakukan penataan dan mengeluarkan kebijakan terkait hal ini, namun permintaan tersebut belum terlaksana.
“Ternyata ada kendala di kepala dinasnya karena sudah pensiun, sehingga yang ada sekarang hanya Pelaksana Tugas (PLT),” jelas David saat ditemui oleh media di Kantor DPRD Kutim, pada Selasa (27/06/2023).
Ia mengungkapkan bahwa telah menyampaikan hal ini dan meminta agar setelah pertemuan peningkatan informasi, Disperindag dan SKPD terkait memberikan laporan mengenai progres pelaksanaannya. Jika ada yang mengatakan bahwa hal ini sulit dilakukan, David menyatakan bahwa menurut DPRD, hal tersebut sebenarnya tidak sulit.
“Karena telah ada bukti sebelumnya bahwa penertiban dapat dilakukan, seperti yang terjadi di sekitar Telkom dan PLN,” ungkapnya.
David juga mengatakan bahwa sebelumnya telah berkoordinasi dengan camat Sangatta Utara yang bersedia bekerjasama dengan Disperindag, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Satpol PP, agar semua SKPD terkait dapat menertibkan situasi ini.
“Karena hal ini mengganggu lalu lintas dan dapat menyebabkan kemacetan bahkan kecelakaan saat jam kerja dan jam sekolah. Oleh karena itu, kami ingin situasi pasar yang berlebihan ini segera ditertibkan,” tutupnya.
Jika tidak segera ditindaklanjuti dan dibiarkan, kemungkinan akan muncul di jalan-jalan lain dan semakin meningkat, tambahnya. (bn/er/adv)







