Puluhan Anak Antusias Ikuti Sunatan Massal Gratis Gelaran Asunnah Peduli Sangatta

Sebanyak 60 peserta, mengikuti sunatan massal gratis di Mattoangin Kelurahan Kiru-kiru Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan. Jumat (7/7/2023).

Barru – Sebanyak 60 peserta, mengikuti sunatan massal gratis di Mattoangin Kelurahan Kiru-kiru Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan. Sabtu (8/7/2023).

Sunatan massal yang dihelat Asunnah Peduli Sangatta bersama team, adalah salah satu kegiatan sosial. Sebelumnya kegiatan ini sudah perna di laksanakan di Kota Sangatta Kabupaten Kutai Timur. Asunnah Peduli Sangatta yang di ketuai oleh Sulastri (Ummu Nabila) membuka langsung kegiatan itu.

Pada kesempatan itu, Ummu Nabila mengatakan, sunatan massal ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian Asunnah Peduli Sangatta kepada masyarakat yang kurang mampu baik dikota Sangatta maupun diluar Provinsi “Kegiatan ini tujuannya untuk memberikan kemudahan dan pelayanan sunatan massal gratis bagi anak-anak dari keluarga yang kurang mampu,” ucapnya.

Saat berada di lokasi, Ummu Nabila turut memberikan semangat dan pemahaman serta memberikan bingkisan secara simbolis kepada anak-anak peserta sunatan massal.

Menurutnya, sunatan atau khitanan ini juga, untuk menanamkan pendidikan kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan diri untuk kesehatan.

“Semua anak-anak di sini hebat dan pemberani, menunjukkan bahwa sudah mengerti makna dari khitanan. Kita doakan kepada seluruh anak-anak yang hari ini di sunat, semoga menjadi anak yang sholeh,” harapnya.

Ia mengatakan, antusias warga untuk mengikuti sunatan massal ini sangat luar biasa. Terbukti jumlah pesertanya melebihi dari target yang sudah ditentukan.

“Target peserta direncanakan sebanyak 50 orang, tetapi hingga hari pelaksanaan masyarakat yang mendaftar mencapai 60 peserta,” ungkapnya.

Sementara itu, Richo ma’ad Dewantoro, selaku Ketua Team Khitan yang didatangkan secara langsung dari Kota Malang oleh Asunnah Peduli Sangatta menjelaskan, sunat yang digunakan dalam kegiatan itu adalah dengan metode paling modern yaitu Metode O-Saler dan Tekno Sealer.

Menurut Richo, metode techno sealer memiliki perbedaan dengan metode konvensional, terutama pada proses penyembuhan pasca-sunat. Metode techno sealer proses penyembuhannya akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan metode konvensioanal .


Selain itu, metode techno selaer juga tak menggunakan jahitan sama sekali. Ini sangat berbeda dengan metode konvensional pada umumnya yang selalu menggunakan jahitan.

“Metode yang kami gunakan yaitu metode paling modern namanya techno sealer. Jadi metode ini menggunakan molding system atau cetakan setelah itu diberikan semacam lem kulit dan tanpa jahitan. Sehingga anak-anak pasca sunat pun lebih nyaman. Proses penyembuhannya pun lebih cepat dan nyaman,” ucap Rico Ketua Team Khitan.

Asunnah Peduli Sangatta juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak sponsor yang telah bersinergi, Operator Sunat Indonesia, Teknoklem Indonesia, Rumah Khitan Abu Ibrahim, Sunat Khitan Abu Ibrahim, Omah Khitan Ngalam, Rumah Khitan Sejati, Klinik Hidayatullah Malang, Klinik Curung Rejo.(BN-01.mn)

Pos terkait

banner 468x60