Pemkab Kukar Siap Hadapi Krisis Pangan dengan Cadangan 308 Ton Beras

Kukar – Dalam menghadapi potensi krisis pangan, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar telah mengambil langkah-langkah antisipatif yang kuat.

Kepala Disketapang Kukar, Sutikno, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan cadangan beras sebanyak 308 ton.

“Saat ini, kami telah menyiapkan 308 ton beras sebagai bagian dari upaya kami untuk mengatasi potensi masalah pangan, khususnya dalam pasokan beras,” ungkap Sutikno, Senin (18/3/2024).

Langkah ini menandai komitmen penuh pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana untuk menambah alokasi beras sebanyak 128 ton menjelang akhir tahun, bertujuan untuk memperkuat cadangan pangan daerah dan menjamin kestabilan pasokan beras.

Untuk memastikan efektivitas distribusi bantuan pangan, Disketapang Kukar akan melakukan riset lapangan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk para camat, kepala desa, lurah, dan ketua RT.

“Kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk melakukan pendataan yang akurat, sehingga bantuan pangan dapat diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” kata Sutikno.

Selain itu, Sutikno juga menekankan pentingnya pembenahan data penerima bantuan, mengingat kasus pada tahun 2019 di mana bantuan pangan tidak tepat sasaran.

“Dengan melakukan perbaikan data, kami ingin memastikan bahwa bantuan pangan hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar memerlukannya,” tambahnya.

Bantuan pangan dari cadangan daerah telah berhasil didistribusikan ke 21 desa di Kukar, sementara bantuan dari Badan Pangan Nasional telah disalurkan kepada sekitar 20 ribu jiwa, dengan pembagian 10 kilogram beras sebanyak dua kali dalam enam bulan.

Langkah-langkah ini menegaskan komitmen Disketapang Kukar dalam menjaga keamanan pangan di masyarakat. (Adv)

Pos terkait

banner 468x60