Borneo Nusantara, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) akan memprioritaskan pembangunan sejumlah proyek infrastruktur di Kecamatan Loa Kulu.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin saat melaksanakan safari Ramadan di Lapangan Bola Loa Kuku, Senin (18/3/2024).
Menurut Rendi Solihin, 2024 menjadi sejarah baru bahwa anggaran infrastruktur di Loa Kulu lebih besar dari Tenggarong.
Anggaran ratusan miliar tersebut kata Rendi akan digunakan untuk membangun sejumlah proyek, seperti jalan antar desa di Sungai Payang, Margasari, Jembayan sampai Jonggon D.
“Pembangunan itu menjadi prioritas kami di tahun 2024,” ungkap Rendi.
Rendi mengaku bahwa Pemkab Kukar berkomitmen untuk menjalankan program pembangunan di 20 kecamatan di Kukar.
Rendi percaya bahwa konektivitas jalan antar desa merupakan salah satu langkah konkrit untuk meningkatkan sektor perekonomian.
Tak hanya jalan, Pemkab Kukar juga bakal memprioritaskan pembangunan irigasi pertanian, perkebunan dan juga bantuan bagi nelayan.
Hal itu merupakan langkah Pemkab Kukar agar sektor pertanian dan perikanan tidak lagi diimpor dari luar daerah seperti sulawesi dan Jawa.
“Hari ini beras yang beredar di Kaltim 48 persennya berasal dari Kukar. Sehingga sektor pertanian ini menjadi prioritas bagi kami di Pemkab begitupun sektor nelayan,” ujar Rendi.
Kata dia, Pemkab Kukar akan berkomitmen untuk menjalankan program tersebut dalam menyongsong perpindahan IKN ke Kaltim.
“Beras, ke depan kita tidak lagi mendatangkan dari Sulawesi maupun Jawa. Kita akan menuju persiapan bahwa Ibu Kota Nusantara yang akan pindah ke Kaltim akan kita suplai beras dan ikan dari Kukar,” tandasnya. (Adv)







