Borneo Nusantara, Kukar – Bank Sampah Melayu Berkah merupakan sebuah inisiatif pengelolaan sampah yang telah berjalan sejak tahun 2018, kini menjadi pusat perhatian di Kelurahan Melayu.
Lurah Melayu, Aditiya Rakhman, mengungkapkan bahwa keberadaan bank sampah ini telah meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
“Warga sekitar sangat siap dalam membantu sebagai anggota bank sampah,” ujar Aditiya, Rabu (20/3/2024).
Selama bulan puasa, kegiatan bank sampah akan dihentikan sementara. Alasannya ini adalah waktu bagi anggota untuk fokus beribadah.
Aditiya menyebutkan kegiatan di Bank Sampah Melayu akan dilanjutkan setelah lebaran, dengan harapan bahwa anggota akan kembali dengan semangat baru untuk berpartisipasi dalam program tersebut.
Kata Aditiya, meskipun saat ini belum memiliki gedung permanen, pihaknya telah mendapatkan persetujuan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk pembangunan gedung baru.
Aditiya berharap, dengan adanya Bank Sampah, masyarakat akan lebih sadar terhadap pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan.
“Mudah-mudahan mereka lebih sadar lagi terhadap pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” tuturnya. (Adv)







