
SANGATTA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) bersinergi dengan Krast dan Pemuda Kreatif Kutim menggelar Pelatihan Membatik dan Fashion Workshop selama 4 hari dari tanggal 1 hingga 4 Mei 2024 dengan mendatangkan pemateri lokal.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah tergambar dari semangat para peserta yang sangat antusias untuk membuat karya batik di hari pertama tersebut.
Pejabat Fungsional Analisis Kebijakan Ahli Muda, Marindawati mengatakan bahwa agenda ini digelar untuk mengembangkan bakat bakat para pemuda khususnya para pemuda yang ada di Kutim.
“Memang agenda ini dibuat untuk meningkatkan bakat-bakat pemuda, bisa kita lihat dari hasil proses mereka,” ucapnya pada Rabu (01/05/24).
Dan yang lebih terpenting lagi pemateri yang Dispora hadirkan adalah pemateri lokal yang memang telah bersertifikat, jadi tidak diragukan lagi kemanpuan mereka, sekaligus ingin memberitahu bahwa pemuda Kutim juga berkontribusi dalam pemutaran ekonomi daerah.
“Alasan saya mengambil pemateri lokal karna ingin memperkenalkan ke daerah bahwa, kita itu dipenuhin pemuda yang berbakat,” tuturnya.
“Kenapa harus dari luar?, bukan nya orang lokal kita sudah diakui dan mereka juga berkontribusi untuk meningkatkan sekitar, seperti tetangga,” tutupnya.
Pelatihan membatik dan fashion workshop ini diharap dapat memberikan berbagai manfaat bagi Masyarakat khususnya kawula muda, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun budaya. Selain itu, memperkuat nilai-nilai budaya secara batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan, dan pelatihan membatik dapat membantu masyarakat untuk lebih mengenal dan menghargai budaya batik itu sendiri.







