Borneo Nusantara, Kukar – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, memimpin upacara pembukaan Karya Bhakti dan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-XLI, di Lapangan Sepak Bola Desa Bangun Rejo, Selasa (7/5/2024).
Dalam sambutannya, Bupati Edi menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehormatan yang diberikan pada Kukar sebagai lokus Latsitarda ke-44.
Ia mendorong peserta untuk mengambil manfaat maksimal dari pengalaman dan ilmu yang akan mereka dapatkan selama berada di Kukar.
Dalam merangkai visi pembangunan, Bupati Edi memaparkan tiga pilar utama kebijakan Pemkab Kukar.
Pertama, fokus pada Pembangunan Ekonomi Berbasis Non Ekstraktif, dengan penekanan pada sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Kedua, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan sebagai modal dasar dalam pembangunan manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Kemudian kita memperkuat pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat, dengan memberdayakan potensi ekonomi lokal,” ujar Bupati Edi.
Dalam konteks pencapaian, Bupati Edi menyampaikan kesuksesan Kukar dalam mengatasi kemiskinan, mencapai target nasional 0 persen, kemiskinan ekstrem pada tahun 2023.
“Selain itu, pertumbuhan ekonomi kita di Kutai Kartanegara mencatat angka yang membanggakan, tumbuh sebesar 5,13 persen dalam lima tahun terakhir,” bebernya.
Meskipun demikian, Bupati Edi menekankan bahwa pembangunan harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan semua pihak terkait.
“Pemkab Kukar tidak dapat menyelesaikan permasalahan pembangunan secara parsial, namun harus secara komprehensif dengan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh stakeholders,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Edi menegaskan pentingnya menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya masyarakat sebagai fondasi dalam menjalankan pembangunan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
“Dengan kemanunggalan peserta Latsitarda dan masyarakat, semoga tercipta silaturahmi yang kuat dan meningkatkan semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat,” tutupnya. (Adv)







