Terkait 2 Program MYC yang Terancam Gagal di Sangsel, Bupati Ardiansyah: Kita akan Kaji Ulang


Borneo Nusantara, SANGATTA – Terkait dengan adanya dua program Multi Years Contract (MYC) di Kecamatan Sangatta Selatan (Sangsel) yang terancam gagal, Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan kaji ulang terhadap program tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan bahwa dua program MYC yang terancam gagal tersebut adalah pembangunan pasar modern dan Masjid At-Taubah di Sangsel. Dua proyek tahun jamak yang ditaksir senilai Rp 65 miliar ini mulanya menjadi prioritas di awal 2023, namun sekarang belum ada progres dalam kurun waktu setahun terakhir.

“Persoalan pasar dan masjid itu dua hal yang memang nampaknya kita harus mendengarkan suara masyarakat disana. Yang awalnya kita ingin menjadikan eks Lapangan Garuda itu sebagai pasar modern dan masjid di tempat semula, tetapi kenyataannya pada awal-awal kita mau memulai melaksanakan itu masyarakat meminta untuk tetap seperti semula,” jelasnya dalam sesi wawancara pada Rabu (8/5/2024).

Karena bertentangan dengan keinginan masyarakat setempat, maka dua proyek tahun jamak tersebut terpaksa mangkrak. Mengakibatkan terjadinya pembengkakan nilai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2023 yang mencapai Rp. 1,6 triliun.

“Akhirnya dengan kondisi seperti ini, maka dua proyek tahun jamak ini akan kita keluarkan nantinya. Sudah barang tentu kan anggarannya kembali, artinya dalam bentuk SiLPA atau apa nantinya,” tutur orang nomor satu di Kutim ini.

Kendati demikian, ia mengatakan tetap akan mengupayakan pembangunan masjid yang memiliki peranan penting di sekitar area tersebut. Oleh sebab itu, dirinya bakal memerintahkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk meninjau dan melihat lokasi tersebut.

“Kalau kira-kira perkembangan masjid itu tahun ini bisa kita lakukan, maka lakukan lah sampai dimana begitu. Sedangkan pasar ini memanfaatkan masjid yang ada sehingga masjid belum bisa dibongkar, jadi kalau masjid yang baru jadi nanti masjid yang lama dibongkar (maka) pasar akan bergeser ke lokasi masjid yang sekarang,” terangnya. (dd-Advetorial/KominfoKutim)(BN)

Pos terkait

banner 468x60