Buka Bupati Cup Armwrestling International 2024, Bupati Ardiansyah: Pesertanya Berasal dari 4 Negara

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, secara resmi membuka Bupati Cup Armwrestling International Cup 2024. Meskipun kompetisi tersebut sudah berlangsung sejak pagi hari, namun acara pembukaan baru dilakukan pada malam hari ini di Gelanggang Olahraga (GOR) Kudungga, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta Utara, Sabtu (25/5/2024).

“Alhamdulillah, malam ini adalah opening ceremony Bupati Kutai Timur Armwrestling International Cup 2024 meskipun sudah berjalan duluan tadi pagi lombanya dan alhamdulillah dari semua peserta sudah memainkan sehingga besok kita hanya memainkan delapan peserta final. Artinya untuk agenda malam hari ini hanya betul-betul opening ceremony kemudian kita mendapatkan hiburan,” kata Ardiansyah dalam sesi wawancara bersama awak media.

Bupati Ardiansyah juga menyampaikan bahwa ajang armwrestling ini belum masuk dalam agenda resmi KONI karena beberapa persyaratan yang belum terpenuhi.

“Kita harapkan informasi dari panitia untuk lomba panco ini belum masuk dalam agenda KONI, karena ada beberapa persyaratan, di antaranya yang saya dengar harus melaksanakan beberapa kali kejuaraan internasional di Kutim,” jelasnya.

Selain itu, Ardiansyah menyoroti pentingnya menjadikan Kutai Timur sebagai barometer dalam olahraga panco, mengingat antusiasme dan partisipasi yang luar biasa dari peserta internasional.

“Kita harapkan yang kedua di Kutim ini bisa menjadi barometer, ternyata pesertanya itu luar biasa yang diikuti dari 4 negara dan selebihnya dari Indonesia. Total keseluruhan peserta berjumlah 120,” katanya.

Dengan semangat tinggi dan partisipasi internasional yang luar biasa, Bupati Kutai Timur Armwrestling International Cup 2024 diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan olahraga dan peningkatan kualitas atlet di Kutai Timur.

“Namun apapun yang kita lakukan, piala bupati ini tidak lain adalah kita ingin mendorong para atlet kita yang ada di Kutim ini semakin termotivasi untuk lebih bersaing,” tambahnya.

Bupati berharap suasana kompetisi ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para atlet panco di Kutai Timur.

“Kita harapkan suasana ini juga nanti bisa bermanfaat bagi para atlet panco kita di masa yang akan datang. Jadi ini salah satu pemicu dan pemacunya,” pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60