
SANGATTA – Sebanyak empat Panwaslu kelurahan/desa (PKD) di Kecamatan Sangatta Utara resmi dilantik pada Minggu (2/6/2024). Menanggapi hal tersebut, Camat Sangatta Utara Hasdiah berpesan agar komunikasi antara PKD dan pihak lainnya jangan sampai terputus.
“Saya harap, komunikasi antar PKD dan pihak-pihak yang berkaitan dengan Pilkada pada November mendatang jangan sampai terhambat apalagi terputus,” kata Hasdiah dalam sambutannya.
Beberapa pihak yang dimaksud Hasdiah adalah lembaga penyelenggara dan pengawas pesta politik. Selain itu, yang juga penting adalah PKD diharuskan memperkuat koordinasi dengan pihak keamanan.
“Jadi komunikasi ke Panwascam, KPU, dan Bawaslu mesti dijaga. Termasuk juga kepada Koramil dan Polsek Sangatta Utara. Kita semua berharap seluruh tahapan menjelang Pilkada pada November nanti berjalan lancar dan aman,” jelasnya.
Harapan lain, kata Hasdiah, para PKD perlu membaca kembali pengalaman-pengalaman yang tidak berjalan sesuai rencana pada Pemilu di bulan Februari lalu. Menurutnya, referensi demikian menjaga para PKD agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
“Mencegah pelanggaran itu melihat jenis pelanggaran pada agenda pemilu sebelumnya, jangan sampai ada kesalahan berulang. Lebih penting lagi, jangan ada yang hanya mementingkan diri sendiri, atau kelompok sendiri,” tutup Hasdiah.
Adapun yang dilantik pada hari ini yakni, Nur Fahmi (Desa Sangatta Utara), Saedah (Kelurahan Teluk Lingga), Sopia (Desa Swarga Bara) dan Michael (Desa Singa Gembara). Usai dilantik, diharapkan para PKD ini dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas dan netralitas, tanpa terpengaruh oleh kepentingan politik atau pribadi.
Pelantikan Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) merupakan momen penting dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024. Karena PKD memiliki peran strategis dalam mengawasi jalannya tahapan Pemilu dan Pilkada di tingkat kelurahan/desa.







