
SANGATTA – Layanan KB gratis yang disediakan oleh pemerintah memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, baik dari segi kesehatan, ekonomi, maupun sosial. Salah satu contohnya seperti menurunkan risiko kehamilan yang tidak diinginkan, Dimana Layanan KB gratis memungkinkan masyarakat untuk mengakses berbagai metode kontrasepsi yang aman dan efektif untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Hal ini juga dapat membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi terkait kehamilan yang tidak diinginkan.
Oleh sebab itu, dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan layanan KB gratis di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Program ini menyasar sebanyak 2.328 akseptor di wilayah tersebut, yang merupakan 10 persen dari target total 23 ribu akseptor di seluruh Kaltim.
Sekretaris BKKBN Kaltim, Al Khafid Hidayat, menyampaikan bahwa pelayanan satu juta KB serentak dilaksanakan dalam satu hari dan menjadi bagian dari kick off peringatan Harganas ke-31 yang dipusatkan di Kota Semarang pada 29 Juni 2024.
“Untuk di Kaltim sendiri, kegiatan ini dipusatkan di Kota Bontang,” ujarnya pada Selasa (4/6/2024).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Ahmad Junaidi, menjelaskan bahwa salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan akses pelayanan KB bagi pasangan di usia subur.
“Untuk melihat hasil pelayanan KB serentak ini, kami akan melaporkan paling lama pada tanggal 11 Juni, agar semua bisa melihat hasilnya di tingkat daerah dan nasional,” kata dia.
DPPKB Kutim telah menyiapkan 348 alat kontrasepsi metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dan 1.979 alat non-MKJP untuk mensukseskan program ini di seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kutim.
“Kami berharap bagi penyuluh keluarga berencana dan petugas lapangan DPPKB Kutim dapat menyelesaikan survei indeks kualitas pelayanan (IKP), dengan menyasar 150 responden yang ada di Kutim, untuk melihat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan ini,” tambah Junaidi.
Layanan KB gratis merupakan program pemerintah yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Manfaat ini tidak hanya dirasakan oleh individu dan keluarga, tetapi juga oleh masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memanfaatkan layanan KB gratis ini dengan sebaik-baiknya.







