Peringati Hari Hipertensi Sedunia, Ratusan Masyarakat Ikuti Cek Kesehatan Gratis Garapan Dinkes Kutim

SANGATTA – Sebanyak ratusan Masyarakat Kutai Timur (Kutim) berbondong-bondong untuk mengikuti cek kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk memperingati Hari Hipertensi Sedunia yang serentak digelar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Bertempat di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Sangatta Utara, Minggu (9/6/2024), perhelatan ini bertujuan untuk mengingatkan Kembali pentingnya menekan dan mencegah penyakit Hipertensi yang memiliki momok menakutkan di Indonesia. Sebab, penyakit ini menjadi salah satu penyebab utama kematian dan penyakit kronis di negara ini.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinkes Kutim, dr Bahrani mengatakan kegiatan positif ini menjadi salah satu upaya untuk memberikan edukasi kepada kalangan umum, betapa bahayanya penyakit yang menjadi penyebab utama nomor satu di dunia setiap tahunnya ini.

“Penyakit ini (Hipertensi) memang sudah di derita oleh sepertiga masyarakat di dunia, jadi makin tua umur manusia, makin rentan bisa terjangkit, karena metabolisme sudah terganggu, kekakuan pembuluh darah yang berdampak terhadap tekanan yang akan meningkat,” jelasnya.

Selain itu, upaya sosialisasi pencegahan dan penanganan penyakit Hipertensi juga sudah masuk dalam program Integrasi layanan Primer (ILP) yang dicanangkan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI). Dimana saat ini pemerintah lebih memfokuskan agar setiap pusat layanan kesehatan melakukan upaya-upaya pencegahan, ketimbang mengobati.

“Jadi jangan sampai masyarakat sudah terjadi komplikasi baru berobat, berarti sudah terlambat. Jadi saya imbau masyarakat apabila sudah mulai mengalami gejala penyakit segera datang ke pusat kesehatan terdekat,” pinta Bahrani.

Ditempat yang sama, Ketua TP PKK Kutim, Siti Robiah Sulaiman yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, kesadaran diri untuk merubah pola hidup yang lebih sehat dan pola pikir, mutlak di lakukan oleh masyarakat. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir potensi berbagai penyakit yang bisa saja menjangkit, salah satunya Hipertensi.

“Alhamdulillah dengan adanya peringatan hari Hipertensi ini, menjadi salah satu wujud perhatian yang diberikan oleh pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, dan saya harap masyarakat juga tidak segan-segan untuk memeriksanakan kesehatan secara rutin, kalau memang sudah memiliki riwayat, konsumsi obat secara teratur,” pungkasnya.

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang berbahaya dan perlu ditangani dengan serius. Dengan upaya bersama dari pemerintah, organisasi kesehatan, dan masyarakat, diharapkan angka hipertensi di Indonesia dapat diturunkan dan masyarakat dapat hidup lebih sehat.

Pos terkait

banner 468x60