Sangatta – Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Kutai Timur, Asti Mazhar, menyuarakan kritik tajam terkait ketidakhadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Rizal Hadi, dalam setiap agenda pembahasan anggaran bersama DPRD Kutim. Rizal Hadi yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dinilai tidak pernah hadir secara langsung dalam rapat-rapat penting bersama legislatif.
“Dimana Sekda? Setiap kali pembahasan anggaran, Ketua TAPD tidak pernah hadir. Padahal, posisinya sangat strategis dalam memastikan sinkronisasi dan keterbukaan informasi antara eksekutif dan legislatif,” ujar Asti Mazhar saat diwawancara. Kamis, 17/7/2025
Asti menilai, ketidakhadiran Ketua TAPD secara langsung dalam rapat membuat komunikasi dan pengambilan keputusan menjadi tidak efektif. Banyak pertanyaan dan klarifikasi yang membutuhkan kehadiran langsung pimpinan tertinggi TAPD untuk dijawab secara tuntas.
“Kami butuh penjelasan dari pengambil keputusan utama dalam TAPD, bukan hanya perwakilan. Ini menyangkut uang rakyat, harus dibahas secara terbuka dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Fraksi Golkar berharap ke depan, Sekda Rizal Hadi dapat lebih aktif hadir dalam pembahasan-pembahasan strategis terutama yang menyangkut anggaran daerah. Kehadiran Sekda dinilai penting sebagai bentuk komitmen keterbukaan pemerintah terhadap proses penganggaran yang transparan dan akuntabel.
“Kami tidak bermaksud menyerang personal, tapi ini menyangkut kepentingan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik. Sudah saatnya Ketua TAPD hadir dan berdiri bersama kami di forum-forum pembahasan penting ini,” pungkas Asti.(bn-01)







