Dalam suasana penuh kebersamaan, komunitas Hijabers Kutim memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 dengan cara yang unik dan sederhana. Mereka menggelar Lomba Silaturahmi Hijabers yang diikuti oleh para muslimah yang tergabung di Hijabers Kutim.

Berbeda dari perlombaan besar pada umumnya, kegiatan ini menghadirkan lomba-lomba perorangan yang ringan namun sarat makna. Mulai dari lomba makan kerupuk yang selalu membawa tawa, lomba memasukkan benang ke dalam jarum yang melatih kesabaran dan ketelitian, hingga beberapa permainan kekompakan lain yang menghibur. Semua dilakukan dengan penuh keceriaan tanpa memandang siapa yang menang atau kalah.
Ketua Hijabers Kutim, Munirah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi sesama hijabers. “Kami ingin menunjukkan bahwa kesederhanaan bisa menghadirkan kebahagiaan yang besar. Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda tahunan, agar silaturahmi terus terjaga dan semangat kebersamaan selalu tumbuh,” ujarnya penuh harap.

Suasana hangat begitu terasa sepanjang acara. Tawa, canda, dan semangat persaudaraan membuat perayaan kemerdekaan kali ini lebih bermakna. Kesederhanaan bukanlah kekurangan, melainkan wujud syukur atas nikmat kebersamaan dan kebebasan yang diperoleh.

Melalui kegiatan ini, para hijabers membuktikan bahwa merayakan kemerdekaan tidak selalu harus dengan hal besar. Dalam balutan ukhuwah, rasa syukur, dan silaturahmi, kemerdekaan dapat dimaknai dengan sederhana namun penuh makna.







