SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Federasi Persatuan Buruh Militan Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (FPBM-KASBI) Kutim dan sejumlah perusahaan sawit. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Arau, Kantor Bupati Kutim, sebagai tindak lanjut atas sejumlah aduan buruh terkait pemenuhan hak-hak ketenagakerjaan.
RDP dihadiri oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Asisten Pemkesra Poniso Suryo Renggono, Kadisnaker Roma Malau, serta perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perkebunan, dan Dinas Lingkungan Hidup. Hadir pula perwakilan dari sejumlah perusahaan sawit seperti PT Gunta Samba, PT Nusaraya Agro Sawit, PT Kalimantan Agro Nusantara, PT Telen, dan PT Dinamika Prima Artha.
Ketua FPBM-KASBI Kutim, Andre, menekankan pentingnya membangun dialog yang adil dan bermartabat. Ia berpendapat, dalam hubungan industrial seharusnya relasi antara perusahaan dan pekerja bersifat humanis dan harmonis.
Namun, ia mengungkapkan, kondisi di lapangan antara buruh dan perusahaan ibarat kucing dan tikus. “Padahal, perintah undang-undang adalah membangun hubungan yang harmonis dan tidak saling kejar-kejaran,” tambahnya.
Ia menyebut masih ada persoalan pesangon yang belum dibayarkan, hak cuti melahirkan bagi pekerja perempuan yang tak sesuai, hingga kesejahteraan karyawan yang belum terpenuhi. “Ini bukan semata persoalan hukum, tapi juga menyangkut isi perut. Kalau haknya tak diberikan, bagaimana mereka bisa makan,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar perusahaan tidak menunda pemenuhan hak pekerja dengan alasan proses hukum.
Sementara itu, Wabup Mahyunadi mengapresiasi semangat semua pihak yang hadir. “Terima kasih kepada perusahaan dan serikat buruh yang mau duduk bersama mencari solusi. Agenda ini murni untuk kepentingan masyarakat, bukan politik,” tegasnya.
Mahyunadi berharap hasil kesepakatan benar-benar dijalankan sesuai waktu yang ditentukan agar investasi di Kutim tetap aman dan hak-hak pekerja terpenuhi. (ADV/ProkopimKutim/BN)






