SAMARINDA – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta rapat koordinasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkat Kalimantan Timur (Kaltim), yang digelar di Samarinda, belum lama ini.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud tersebut turut dirangkai dengan penyerahan Paritrana Award 2025. Ini adalah penghargaan bagi pemerintah daerah dan perusahaan yang aktif dalam perlindungan pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam arahannya, Gubernur Rudy menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas ekonomi, memperluas digitalisasi layanan publik, dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Ia juga mendorong peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang baru mencapai 70,11 persen di Kaltim.
“Kita kejar di atas 90 persen. Pemerintah harus memacu dunia usaha untuk mengimplementasikan perlindungan pekerja secara menyeluruh,” tegas Rudy.
Rudy juga menyoroti perlunya intervensi pasar pada momen hari besar keagamaan dan penguatan peran TPID di lapangan dengan data yang akurat dan koordinasi solid. Ia menilai diversifikasi pangan lokal menjadi langkah strategis jangka panjang.
Sementara pada sektor digital, TP2DD diminta bertransformasi dari 2.0 menuju 5.0 agar layanan publik makin efisien dan transparan. Program MBG juga disorot sebagai investasi masa depan untuk membentuk generasi unggul melalui perluasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Agenda ini menunjukkan komitmen kuat Pemprov dan Pemkab se-Kaltim, termasuk Kutim, dalam membangun ekonomi yang tangguh dan berkeadilan sosial. (ADV/ProkopimKutim/BN)







