Kadis Baru DLH Kutim Janji Tata Ulang Lembaga dan Tegakkan Kepatuhan Lingkungan

SANGATTA – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang baru dilantik, Aji Wijaya Effendi, menegaskan langkah awalnya adalah menata internal lembaga sebelum menjalankan program besar di lapangan.

Dalam pelantikan di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Jaya, demikian ia biasa disapa, menegaskan arah kebijakan DLH akan fokus pada pembenahan struktur, koordinasi, dan kinerja. “Kami ingin menata dari dalam dulu, sebelum bicara lebih jauh soal program besar,” ujarnya.

Namun, persoalan utama yang akan segera ditangani adalah pengelolaan sampah. Ia menggarisbawahi pentingnya tanggung jawab publik dan partisipasi masyarakat.

“Untuk program prioritas kami sasar Tempat Pengelolaan Akhir (TPA). Tapi kami akan tunggu instruksi dari Pak Bupati. Kami juga ingin memberi kesan kepada masyarakat untuk bertanggung jawab mengenai sampahnya. Jangan ke pemerintah semua,” ungkapnya.

Selain itu, Jaya juga  menyoroti pengawasan terhadap sektor industri dan perusahaan besar yang beroperasi di Kutim. Menurutnya, kepatuhan terhadap AMDAL menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara ekonomi dan ekologi.

“Semua perusahaan punya tanggung jawab mengenai lingkungan. Mereka punya tanggung jawab soal AMDAL. Kami juga akan evaluasi mengenai hal itu,” pungkasnya.

Sebelum dipercaya memimpin DLH, Jaya menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kutim. Kini, dengan pengalaman di bidang riset dan inovasi, ia membawa harapan baru agar tata kelola lingkungan di Kutim menjadi lebih terarah, tegas, dan berpihak pada keberlanjutan. (ADV/ProkopimKutim/BN)

Pos terkait

banner 468x60