SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) siap meluncurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) lokal bernama Sangattaqua pada Juni mendatang. Produk ini dikembangkan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim sebagai bentuk inovasi daerah di sektor pelayanan air bersih.
Kabar peluncuran tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, saat peresmian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 50 liter per detik di Desa Kabo Jaya, Kecamatan Sangatta Utara.
“Produk Sangattaqua ini tinggal menunggu peluncuran resmi. Semua perizinan sudah tuntas. Kami ingin menjadikan ini sebagai produk kebanggaan masyarakat Kutai Timur yang dimulai dari penggunaan di kantor-kantor pemerintah,” kata Ardiansyah.
Langkah ini merupakan bentuk nyata Pemkab Kutim dalam mendorong kemandirian daerah melalui pengembangan produk berbasis sumber daya lokal. “Kehadiran Sangattaqua diharapkan bisa membuka jalan menuju kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat identitas daerah melalui produk unggulan” tambah Bupati Ardiansyah.
Direktur Perumdam TTB Kutim, Suparjan, menambahkan bahwa tahap awal produksi ditargetkan mencapai 80 dus per hari. Meski masih terbatas, kapasitas akan ditingkatkan secara bertahap seiring dengan rencana ekspansi pasar.
“Kami optimis bahwa akan ada peningkatan produksi secara bertahap. Saat ini kami fokus dulu pada peluncuran dan pemasaran internal. Untuk skema ekspansi produksi, akan kami sampaikan pada waktu yang tepat,” jelas Suparjan.
Peluncuran Sangattaqua menjadi langkah nyata Pemkab Kutim dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah berbasis potensi sumber daya lokal. Dengan pengelolaan profesional dan standar nasional, air minum ini diharapkan menjadi ikon baru yang mengangkat nama Kutim di tingkat regional. (ADV/ProkopimKutim/BN)







