SANGATTA – Ketua Kontingen Porprov VIII Kalimantan Timur Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, memimpin rapat koordinasi persiapan kontingen bersama 29 cabang olahraga (cabor) di Aula Kantor KONI Kutim, Stadion Kudungga Sangatta, Kamis.
Rapat tersebut menjadi langkah penting untuk memetakan kekuatan atlet sekaligus menyusun strategi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser.

Mahyunadi mengatakan, target yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kutim cukup jelas, yakni membawa kontingen Kutim menembus posisi tiga besar klasemen akhir Porprov VIII.
Menurutnya, capaian Kutim pada Porprov VII di Berau yang berada di posisi keempat menjadi modal sekaligus bahan evaluasi. Meski hanya terpaut satu peringkat dari posisi tiga besar, selisih medali emas yang cukup jauh harus menjadi perhatian serius seluruh pihak.
“Pada Porprov Berau lalu kita berada di posisi empat. Tantangan kita sekarang bagaimana mengejar ketertinggalan perolehan medali emas agar bisa masuk tiga besar,” ujarnya.
Mahyunadi menjelaskan, terdapat dua faktor utama yang menjadi perhatian dalam persiapan kontingen, yakni dukungan anggaran dan penyesuaian terhadap regulasi baru Porprov VIII.
Dari sisi anggaran, Kutim dinilai memiliki kesiapan yang cukup baik untuk mendukung pembinaan atlet. Dukungan tersebut akan difokuskan pada program peningkatan kualitas atlet melalui training center (TC), try out, dan program pembinaan lainnya.
“Kesempatan ini harus kita manfaatkan untuk meningkatkan performa atlet secara maksimal,” katanya.
Sementara itu, regulasi baru yang membatasi usia atlet maksimal 30 tahun menjadi tantangan tersendiri bagi Kutim. Pasalnya, sejumlah atlet senior yang selama ini menjadi penyumbang medali tidak lagi dapat tampil pada ajang mendatang.
Meski demikian, Mahyunadi tetap optimistis target tiga besar dapat diwujudkan melalui strategi yang tepat.
Ia menegaskan bahwa fokus utama bukan menambah jumlah atlet baru, melainkan meningkatkan kualitas atlet-atlet potensial yang sebelumnya meraih medali perak dan perunggu agar mampu naik menjadi peraih emas.
“Kita akan memaksimalkan potensi atlet yang sudah ada. Atlet perak dan perunggu harus kita dorong menjadi atlet emas melalui program pembinaan yang terukur,” tegasnya.
Mahyunadi berharap seluruh cabang olahraga dapat menyatukan langkah dan komitmen demi mewujudkan prestasi terbaik bagi Kutim pada Porprov VIII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.(BN-M01)







