Angkat Potensi Ikan Lokal, PKK Kaliorang Sajikan Tiga Menu Inovatif di Lomba Masak Kutim

BORNEONUSANTARA, SANGATTA – Kecamatan Kaliorang turut serta dalam Lomba Masak Serba Ikan kolaborasi antara Dinas Perikanan dengan TP PKK Kabupaten Kutai Timur melalui Pokja III. Ada tiga kategori lomba yang di pertandingkan, menu kudapan, keluarga hingga menu balita.

Dalam ajang tersebut, PKK Kecamatan Kaliorang menyajikan tiga menu pada kategori yang dilombakan, yakni Menu Keluarga “Tumpi-Tumpi”, Menu Balita “TETULESA” (Telur Tahu Lele Saus), serta Menu Kudapan “Kimpul Nila”.

Ketiga menu tersebut disiapkan oleh para kader PKK dengan memanfaatkan potensi sumber pangan lokal yang tersedia. Mengingat, salah satu kriteria lomba yakni dengan memanfaatkan potensi lokal. Sehinga di sepakati bahwa bahan baku utama yang di gunakan yakni ikan air tawar (Nila) sebagai bahan utama. Ikan Nila sendiri cukup banyak tersedia dan di budidayakan oleh masyarakat di Kecamatan Kaliorang.

Plt. Camat Kaliorang Pitriani hadir mendampingi para kader PKK Kaliorang selama kegiatan berlangsung. Ia menyampaikan bahwa lomba ini menjadi ruang bagi kader PKK untuk menyalurkan kreativitas dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, terutama ikan, yang menjadi sumber protein utama bagi keluarga.

“Ajang ini sekalgus, menjadi arena promosi berbagai potensi lokal terutama olahan makanan yang tidak hanya sehat namun juga memiliki citarasa yang tidak kalah enak,”ujarnya.

Menurut Pitriani, ikan bisa diolah menjadi berbagai hidangan yang tidak hanya menggugah selera dan menarik dipandang, tetapi juga kaya gizi yang penting bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, pemanfaatan ikan dalam menu harian keluarga dinilai penting untuk mendukung kebutuhan gizi sejak usia dini.

Ia berharap keikutsertaan TP PKK Kaliorang dapat memotivasi para kader untuk terus berinovasi menciptakan menu berbahan ikan yang praktis dibuat, bergizi, dan mudah diterapkan dalam keseharian keluarga. Inovasi tersebut diharapkan dapat dibagikan kepada masyarakat sehingga semakin banyak keluarga yang terbiasa mengolah ikan di rumah.

Dengan begitu, gerakan gemar makan ikan diharapkan tidak berhenti sebagai kampanye semata, melainkan tumbuh menjadi kebiasaan keluarga dalam memenuhi gizi anak demi mewujudkan generasi emas yang sehat dan berkualitas. (bn/adv/03)

Pos terkait

banner 468x60