
BORNEONUSANTARA, SANGATTA – Kekayaan potensi lokal Kecamatan Kaliorang ditampilkan dalam Pekan Raya Kutai Timur (Kutim) Expo 2026. Mengusung konsep kearifan lokal, stan Kecamatan Kaliorang menghadirkan beragam produk hasil bumi hingga olahan masyarakat sebagai upaya memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat.
Plt Camat Kaliorang, Pitriani, mengatakan keikutsertaan dalam expo untuk memperingati HUT ke-27 Kabupaten Kutai Timur tersebut menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk menunjukkan potensi unggulan yang dimiliki masyarakat.
Produk yang ditampilkan tidak hanya berupa hasil bumi, tetapi juga berbagai olahan yang memberikan nilai tambah terhadap komoditas lokal. Menurut Pitriani, seluruh produk yang dibawa ke stan Kecamatan Kaliorang merupakan hasil masyarakat setempat.
“Keberagaman produk tersebut mencerminkan kreativitas pelaku UMKM dalam mengolah potensi yang tersedia di wilayah kami menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Pitriani saat diwawancarai awak media.
Melalui konsep kearifan lokal, Kecamatan Kaliorang ingin memperkenalkan karakteristik daerah sekaligus menunjukkan bahwa hasil bumi dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang lebih bernilai. Upaya ini diharapkan mendorong masyarakat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar.
Keikutsertaan dalam Kutim Expo 2026 juga menjadi sarana untuk memperluas pengenalan produk UMKM Kaliorang kepada masyarakat di luar kecamatan. Pitriani berharap pengunjung tidak hanya melihat produk yang dipamerkan, tetapi juga tertarik untuk membeli dan mengenalkannya kepada masyarakat.
Ia menilai, semakin luas produk lokal dikenal, semakin besar pula peluang pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya. Karena itu, promosi melalui pameran perlu dimanfaatkan secara maksimal agar produk masyarakat memiliki kesempatan menjangkau pasar yang lebih besar.
Pameran yang berlangsung pada 12–18 Oktober 2026 di Alun-Alun Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta, tersebut juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk melihat respons konsumen secara langsung. Masukan pengunjung dapat menjadi bahan evaluasi dalam memperbaiki kualitas, kemasan, maupun variasi produk yang ditawarkan.
Pitriani berharap masyarakat Kutai Timur khususnya daerah Sangatta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengunjungi stan Kecamatan Kaliorang. (bn/adv/09)







