
BORNEONUSANTARA, SANGATTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong peningkatan kualifikasi akademik guru jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kutim, Heri Purwanto, menyampaikan bahwa jumlah guru PAUD di seluruh Kutim, mencapai 1.876 orang. Sebanyak 804 orang telah mengantongi kualifikasi pendidikan minimal S1, termasuk guru yang menempuh pendidikan hingga jenjang magister (S2). Adapun sisanya lainnya masih belum memiliki ijasah S1.
“Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian dalam upaya meningkatkan kualifikasi tenaga pendidik PAUD di Kutim,” ujarnya saat diwawancarai awak media.
Heri menjelaskan, pemenuhan kualifikasi akademik guru merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang peningkatan kualitas pendidikan. Terutama yang berkaitan dengan indikator mutu pendidikan dalam Rapor Pendidikan.
Karena itu, pemeirntah daerah terus melakukan berbagai upaya melalui kebijakan yang tertuang dalam visi misi Kepala Daerah saat ini yakni dengan menghadirkan program beasiswa kepada tenaga pendidik. Terutama jenjang PAUD.
Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi para pendidik untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memenuhi persyaratan kualifikasi akademik.
“Kita sudah melakukan upaya ini (program beasiswa) dan Alhamdulillah sudah banyak dari guru kita yang S1 pendidikan termasuk S2 Inklusi,”ujanrya.
Heri berharap para guru yang sedang menjalani pendidikan dapat menyelesaikan studinya sesuai target. Dengan bertambahnya jumlah guru berkualifikasi S1 atau D4, pemenuhan standar tenaga pendidik PAUD di Kutim diharapkan semakin baik.
Ia menambahkan, meskipun indikator kualifikasi guru dalam Rapor Pendidikan telah berada pada kategori baik, upaya peningkatan tetap perlu dilakukan. Hal ini penting agar capaian yang sudah diraih dapat terus diperkuat dan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kutim semakin meningkat. (bn/adv/09)







