
Borneo Nusantara, SANGATTA – Ketua Umum (Ketum) KONI Kutai Timur (Kutim), Rudi Hartono, optimis bahwa cabang olahraga (cabor) Kurash akan dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan digelar di Kabupaten Paser 2026 mendatang.
Optimisme orang nomor satu di KONI Kutim ini didasari oleh beberapa faktor, seperti Perkembangan cabor Kurash di Kaltim yang cukup pesat. Hal ini dibuktikan dengan berdirinya Pengurus Cabang (Pengcab) Kurash di beberapa kabupaten/kota di Kaltim, termasuk Kutim.
Cabor yang berasal dari Asia Tengah ini meskipun masih tergolong baru, namun dengan keikutsertaannya dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun ini dianggap sebagai suatu potensi peluang pencapaian prestasi. Disamping itu, adapun capaian prestasi atlet Kurash Kaltim di tingkat nasional, dimana pada ajang tingkat nasional tersebut, atlet Kurash Kaltim telah menunjukkan prestasi yang membanggakan.
Pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kurash 2019 yang lalu di Jakarta, atlet Kurash Kaltim berhasil mempersembahkan dua medali, masing-masing perak dan perunggu. Meski bukan emas, raihan medali dari cabor gabungan gulat dan judo itu adalah capaian positif.
Rudi Hartono mengatakan bahwa KONI Kutim akan terus mendorong dan mendukung cabor Kurash agar dapat dipertandingkan di Porprov Paser 2026. Ia berharap cabor Kurash dapat menjadi salah satu cabor yang mengharumkan nama Kutim di Porprov Kaltim ke-VIII nantinya.
“Insyaallah Kurash yang kemarin di Porprov Berau itu belum dipertandingkan, insyaallah harapan kita di Porprov Paser itu sudah bisa bertanding,” harap Rudi dihadapan para tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut.
Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada kepengurusan yang baru agar dapat mempersiapkan atlet-atlet kurash kutim dalam menghadapi Pra-Porprov 2025 mendatang. Hal ini sangat penting, karena satu-satunya tiket masuk menuju Porprov Paser 2026 yaitu dengan lolos di Pra-Porprov 2025 tersebut.
“Jadi harapan saya, pengurus yang baru nanti (dapat) mempersiapkan (para atlet Kurash Kutim) dari jauh-jauh hari sehingga disaat Pra-Porprov itu sudah ada atlet kita yang bisa lolos untuk mengikuti Porprov di Kabupaten Paser,” tuturnya.
Walaupun pada PON tahun ini Kutim belum bisa menyumbangkan atletnya untuk memperkuat tim Kontingen Kaltim. Namun, ada salah satu pelatihnya yang berasal dari Kutim itu akan dikirim ke PON Aceh-Sumut mendatang.
“Harapan kita juga nanti pelatihnya bisa lebih fokus melatih anak-anak Kutai Timur. Supaya kedepan tidak menutup kemungkinan, (jika) di Lampung sudah ada akademi, mungkin nanti di Kutim sendiri juga ada akademi yang mungkin skalanya masih kecil,” tandasnya. (dd-Advetorial/KominfoKutim)(BN)







