SANGATTA-Yayasan Pendidikan Prima Swarga Bara (YPPSB) mengelar seminar Pendidikan untuk seluruh guru YPPSB (TK, SD dan SMP) serta seluruh Kepala Sekolah se Kecamatan Sangatta Utara serta perwakilan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kutai Timur, senin (30/5/2022) di Ruang Meranti Kantor Bupati.
Seminar yang diisi oleh pemateri dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemendikbud Feisal Ghozaly, LL.B (Hons), LL.M (Can) dan Dr Suhardini Nurhayati, M.Pd dari Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum Merdeka yang bertemakan “Pendidikan Indonesia Masa Depan dan Implementasi Kurikulum Merdeka” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kasmidi Bulang.
Melihat kondisi adanya Pandemi Covid 19 terjadi pergeseran di dunia Pendidikan, karena lebih mengedepankan pada teknologi informasi (TI). Seperti janji Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang Ketika diamanahkan memimpin Kutim bahwa di 18 Kecamatan yang terdiri dari 139 Desa dan 11 Desa persiapan serta 2 kelurahan akan merdeka sinyal.
Wabup juga menyampaikan saat menjadi pembina upacara di HARDIKNAS, sejalannya dengan arahan Kemendikbudristek pemerintah akan prioritaskan Program Merdeka Sinyal sehingga tidak ada lagi Desa yang blankspot. Sehingga program merdeka belajar sejalan dengan program merdeka sinyal. “Alhamdullilah tahun ini (2022) semua sudah free Wifi di Desa masing-masing, dan ada juga ditaruh ditempat terbuka sehingga masyarakat maupun anak-anak sekolah bisa berinteraksi ditempat itu, apalagi saat ini aktivitas pembelajaran banyak dilakukan melalui virtual.”
Semoga dengan adanya program kurikulum merdeka ini dapat membantu proses pembelajaran disekolah dan bisa pulih Kembali.(mn)







