SANGATTA-Hampir kurang lebih dua tahun Indonesia cukup mengalami krisis ekonomi akibat pandemic covid 19 yang hampir seluruh dunia terdampak virusnya. Begitupun wilayah Kutai Timur cukup mengalami krisis ekonomi karena pembatasan aktivitas untuk mengurangi penyebaran virus covid 19 atau yang dikenal dengan corona.
Sehubungan dengan kondisi yang semakin membaik, kini aktivitas mulai kembali normal. Beberapa tempat yang ditutup kini kembali di buka salah satunya festival yang kini diperbolehkan namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Kamis (17/6/2022)
Beberapa hari kegiatan Bazar Sangatta Fair ini sudah berjalan, ini merupakan salah satu kegiatan pemulihan ekonomi. Dari beberapa pedagang yang kami wawancarai di lokasi Pasar Induk Sangatta Utara salah satu diantaranya pedagang kuliner asal dari Samarinda menjual kuliner Daeng Waffle ” ini adalah pertama kali saya menjual setelah covid 19, dan alhamdulillah pengunjung Bazar Sangatta Fair lumayan ramai beberapa hari ini, keuntungan yang kami dapat perhari alhamdulillah” ucap inisial D yang salah satu pedagang kuliner.
Tidak hanya kuliner, Fashion dan tempat bermain juga ada di lokasi Bazar sehingga pengunjung lumayan ramai terlebih beberapa tahun ini masyarakat sangat rindu akan suasana seperti ini. Dibazar Sangatta Fair juga ada Bazar Amal yang di garap oleh Anggota Hijabers Community Kutai Timur. Bazar ini merupakan salah satu kegiatan Donasi, sebelum covid 19 HC Kutim memang memiliki kegiatan yang disebut ” Garage Sale “. Garage Sale ini adalah pengumpulan barang-barang bekas yang masih layak dan memiliki daya jual, ” walaupun harganya sekitar Rp 5.000-20.000,-/ pcs namun alhamdulillah kami biasa bisa dapat sekitar Rp 800.000-2.000.000,- dan hasil penjualannya kami masukan sebagai dana kas yang sewaktu-waktu ada yang ingin dibantu kami memakai dana kas Hijabers Community Kutai Timur ” ucap Nurhidayat yang juga koordinator Bidang Charity’s.
Antusias pengunjung membawa keberkahan bagi pedagang, semoga menjadi langkah awal dalam pemulihan ekonomi.(mn)







