
SANGATTA – Setelah berlaga di Cricket Bali International six’s dari tanggal 7 hingga 9 april lalu, tim cricket kutim pulang tidak dengan tangan kosong. Sebuah plakat kenang-kenangan dari ajang bergengsi tersebut berhasil dibawa pulang tim cricket kutim sebagai buah tangan. Sebagai bentuk terima kasihnya, Plakat tersebut pun diserahkan secara simbolis oleh tim cricket Kutai Timur (Kutim) kepada Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Kantor KONI Kutim, Kompleks UPTD Kudungga, Kel. Teluk Lingga pada Jumat (19/5/2023).
Cabang olahraga (cabor) satu ini memang sudah sering menoreh prestasi sekaligus mengharumkan nama Kutai Timur di ajang-ajang bergengsi lainnya. Meskipun bisa dikatakan bukan cabor yang cukup populer di kutim sendiri, namun Cricket Kutim telah banyak menuai prestasi. Salah satunya seperti menyumbang 2 emas untuk Kutim di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) yang berlangsung di Kabupaten Berau tahun 2022 lalu.
Berdasarkan potensi ini, Ketua Umum KONI Kutim Rudi Hartono mengatakan pihaknya (KONI Kutim) akan selalu mensupport cabor cricket ini agar bisa lebih berkembang lagi mengingat prestasinya yang telah dicapai. hal ini justru harus dijaga karena ini merupakan suatu pencapaian sendiri bagi Tim Cricket Kutim sekaligus Kabupaten Kutai Timur.
“Kutai timur termasuk salah satu daerah dengan potensi yang sangat bagus, karena ada atlet asli kutai timur dari kecamatan kaliorang yang sudah ikut liga dan ada juga yang sudah siap ikut di kejuaraan kelompok umur. Oleh karena itu, harapannya kedepan hal ini bisa menular ke teman-teman yang lain agar ikut terpacu untuk lebih giat lagi berlatih sehingga ada pencapaian-pencapaian yang bisa dibanggakan” pungkas Rudi.

Selain itu, mengingat Tournament Cricket Bali International Six’s ini merupakan ajang bertaraf internasioal, ia berharap setelah mengikuti turnamen tersebut ada banyak pengalaman yang bisa dipetik dan ilmu yang dibawa pulang oleh tim cricket kutim.
“Disana tim cricket kutim tidak hanya bertanding melawan atlet dari Indonesia saja, namun juga atlet-atlet luar seperti dari Australia, Pakistan, dan negara-negara lainnya. Nah, dari situ akhirnya ada banyak pengalaman-pengalaman yang bisa didapat. Makanya saya bilang, jangan hanya cukup sampai disini saja, nanti teman-teman yang kemaren ikut bertanding bisa sharing ke teman-teman yang memang belum punya kesempatan untuk kesana” ucapnya.
(BN04.dd)_(Adv.Diskominfoperstikkutim)







