Dihadapan Joni, Ketua DPRD Tana Tidung Akui Pembangunan di Kutim

SANGATTA – Terpusat di Kantor DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Senin (5/6/2023), rombongan legislator dari Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara melakukan lawatan ke gedung eksekutif “Bukit Pelangi” usai mengikuti pertemuan dengan Bupati Kutai Timur sebelumnya. Kedatangan tersebut bukan hanya menjadi kunjungan kerja saja tetapi saat itu merupakan kesempatan berharga. Terutama bagi DPRD Tana Tidung.

Setelah berbincang dengan unsur pimpinan beserta Anggota DPRD Kutim, Ketua DPRD Tana Tidung, Jamhari, menyampaikan kesan lawatannya selama berada di Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi. Katanya, terdapat karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan daerahnya. Pimpinan legislatif pun mengakui permintaan pembangunan yang ada di Kutim.

“Pada prinsipnya program-program pemerintah daerah yang sangat menyentuh dan bermanfaat untuk masyarakat Tana Tidung khususnya dan Kutai Timur telah menerapkan itu,” katanya dihadapan awak media usai berdiskusi dengan legislator Kutim.

“Luar biasa karena nggak perlu jauh-jauh kita mencari inspirasi cukup di Kalimantan. Dan yang terdekat tetangga kita Kalimantan Timur. Mudah-mudahan pulang ini, sudah bekerja dengan baik pemerintah daerah,” lanjutnya.

Di samping itu ia pun berharap sesudah kunjungan kerja itu pihaknya langsung mengonsolidasikan ke pemerintah daerah. Karena membangun Tana Tidung, sambungnya, membutuhkan sinergi seluruh elemen demi menghasilkan sebuah pencapaian. Terutama dalam menata kawasan perkantoran di sana.

Kemudian pada kesempatan tersebut pula, Ketua DPRD Kutim, Joni, bersyukur karena kunjungan unsur eksekutif dan lehislatif dari Tana Tidung ke daerahnya. Apalagi tujuannya untuk mempelajari larangan pembangunan di Kutim.

“Kami sangat bersyukur sekali atas kehadiran mereka. Ya, saya sampaikan ini sebenarnya pembangunan bukan di zaman saya terutama kantor ini zamannya Pak Awang Faroek,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Tana Tidung sudah 15 tahun terbentuk dan pembangunan gedung-gedung pusat pemerintahan di sana ditargetkan akan rampung tahun 2024 mendatang. Hal itu diketahui Joni saat diskusi dengan Ketua DPRD Tana Tidung.

“Mereka mau berharap gedung mereka itu, kan. Kalau APBD dibangun jelas nggak bisa bertahun-tahun,” pungkasnya. (bn/idi/adv)

Pos terkait

banner 468x60