Borneo Nusantara – Samarinda, APBD perubahan 2023 disahkan mencapai 25,32 triliun beberapa waktu lalu, sehingga dari angka tersebut juga turut digelontorkan sebesar Rp 3,5 triliun untuk penyertaan modal terdahap BUMD Kaltim, bank Kaltimtara. (13/09/23)
Hal tersebut juga turut mendapatkan sorotan dari wakil ketua DPRD Kaltim Seno aji , Menurutnya, penyertaan modal tersebut diberikan pasca pengesahan APBD perubahan 2023 beberapa lalu, antara pihak pemerintah provinsi kaltim dan DPRD Provinsi Kalimantan Timur.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji jug mengatakan, kenaikan APBD Perubahan tahun 2023 yang semula Rp 17,20 triliun kini meningkat menjadi Rp 25,32 triliun, diharapkan berdampak terhadap pembangunan di Kalimantan Timur.
“Kami bersyukur kenaikan APBD Perubahan 2023 otomatis ini akan berdampak pada pembangunan Kaltim secara umum dalam berbagai sektor,” kata Seno Aji beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, sebagian APBD Perubahan akan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bankaltimtara senilai Rp3,5 triliun untuk dikelola.
“Kebutuhan Bankaltimtara senilai Rp3,5 triliun bisa kita penuhi dan kita harus bersama-sama memantau penggunaan anggaran yang kita berikan,” ujarnya.
Politisi Gerindra ini berharap tambahan anggaran tersebut akan menambah luas pembagian keuntungan (dividen) perusahaan untuk Provinsi Kalimantan Timur.
“Yang kita inginkan tentunya penambahan ini bisa mendatangkan deviden dalam jumlah besar bagi Provinsi Kalimantan Timur,” Tutupnya. (Advertorial/DPRD Kaltim) (bn)







