Borneo Nusantara, Kukar – Bupati Kukar, Edi Damansyah, berbagi pandangannya tentang pentingnya memiliki masjid besar di setiap kecamatan se-Kukar.
Pembangunan masjid besar ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan, pendidikan, dan dakwah.
“Kami ingin masjid besar ini menjadi jantung kegiatan keagamaan di Kukar,” ujar Edi, Selasa (2/4/2024).
Menurut dia, impian ini tidak tanpa tantangan. Bupati Edi pun menekankan bahwa pembangunan masjid harus memenuhi beberapa kriteria penting, termasuk ketersediaan lahan wakaf yang tidak tumpang tindih dan kejelasan legalitas yayasan.
Bupati Edi juga menyuarakan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) di tingkat kabupaten dan kecamatan, para takmir masjid, dan stakeholder terkait.
“Kami siap mendukung, tetapi semua harus sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kita juga tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak,” imbuhnya.
Momentum bulan Ramadan dianggapnya sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat kolaborasi tersebut.
Dengan adanya masjid besar, Bupati Edi yakin bahwa kecamatan-kecamatan di Kukar akan bertransformasi menjadi pusat-pusat kegiatan keagamaan yang dinamis.
“Ini adalah saatnya kita bersatu, berkolaborasi, dan mewujudkan harapan masyarakat untuk memiliki masjid besar yang representatif di setiap kecamatan,” harap Edi. (Adv)







