Bupati Ardiansyah Sulaiman sebut UMKM Kutim Berhasil Dilirik KBRI Finlandia


Borneo Nusantara, SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan ketertarikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Finlandia terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Kutim dalam upaya meningkatkan Sumber Daya Alam (SDA) di negara dengan julukan negara paling bahagia di dunia tersebut.

Hal tersebut disampaikan Ardiansyah dalam sambutannya di acara Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kutim yang digelar di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Minggu (11/5/2024) pagi.

Pada kesempatan itu, dirinya menyampaikan bahwa belum lama ini ia baru saja menerima audiensi dari utusan KBRI Finlandia, dimana pada saat itu maksud tujuan mereka ialah untuk mengundang Kutim untuk hadir disana dalam rangka mempromosikan SDA yang ada. Menurut Ardiansyah, KBRI Finlandia takjub dengan potensi besar pada UMKM Kutim yang telah mendunia, sehingga mereka ingin memiliki kesempatan yang sama.

“Baru-baru ini saya dapat tamu dari utusan KBRI Finlandia, mengundang Kutai Timur untuk hadir disana dalam kerangka mempromosikan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada (disana). Saya kaget, kok bisa ibu (utusan KBRI Finlandia) datang kesini? Pak kami sudah melihat tayangan-tayangan UMKM Kutim yang sungguh luar biasa,” pungkas Ardiansyah dihadapan para tamu undangan yang mendengarkan dengan seksama.

Medengar pernyataan tersebut, orang nomor satu di Kutim ini menyambut baik peluang tersebut dan siap mendukung penuh upaya pengembangan SDA melalui UMKM yang ada disana sekaligus juga menjalin kerja sama dengan pihak-pihak di negara yang terletak di kawasan Eropa Utara.

“Saya yakin di ruangan ini juga hadir para pelaku-pelaku UMKM (ekonomi kerakyatan) seperti ibu-ibu rumah tangga yang aktif di dalam home industry nya atau yang aktif di dalam usaha rumah tangga dan inilah yang saat ini menjadi barometer pertumbuhan kemajuan ekonomi Kabupaten Kutai Timur,” tandasnya.

Ia optimis bahwa kerjasama antara Pemkab Kutim dan KBRI Finlandia akan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak. Salah satu contohnya seperti produk-produk UMKM Kutim akan mendapatkan akses lebih mudah ke pasar internasional yang lebih luas di kawasan eropa, sedangkan Finlandia akan mendapatkan bimbingan berkualitas tinggi dalam meningkatkan SDA nya.

“Secara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), kita (Kutim) memang didominasi oleh migas dan batu bara sekitar 80 persen untuk Kutim, tetapi lambat laut saya yakin bahwa diluar dua hal tersebut kita akan sanggup mengejar ketertinggalan itu. Oleh karenanya, tidak hanya batu bara (tetapi) kita akan terus mengembangkan SDA kita melalui berbagai kegiatan (seperti) perkebunan, pertanian dan lain-lain,” imbuhnya. (dd-Advetorial/KominfoKutim)(BN)

Pos terkait

banner 468x60