
KALIORANG – Pasar murah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Oleh sebab itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim menggelar pasar murah di Kecamatan Kaliorang pada Kamis (16/5/2024).
Pada kesempatan itu, Fungsional Pengawas Perdagangan Disperindag Kutim, Achmad Dony Erviandy, menyebutkan bahwa sebanyak 3.150 paket bahan pokok telah disiapkan oleh Disperindag Kutim untuk disalurkan kepada masyarakat.
“Pasar murah kali ini dimulai dari jam 07.00 hingga 19.00. Disperindag juga sudah mempersiapkan sebanyak 3.150 paket sembako yang akan disalurkan untuk masyarakat,” terang Dony.
Dony menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan pasar murah ini adalah untuk menekan inflasi dan meringankan beban ekonomi masyarakat dalam menghadapi situasi ekonomi yang cukup sulit.
“Tujuan diadakannya operasi pasar murah seperti hari ini adalah untuk menekan inflasi, sebagaimana yang telah diinstruksikan oleh kementerian pusat,” jelasnya.
Ia juga mengaku puas dengan kelancaran kegiatan pasar murah tersebut, mengingat pihaknya tidak menghadapi kendala berarti, khususnya terkait jalur transportasi yang sebelumnya sering menjadi hambatan.
“Alhamdulillah tidak ada kendala dalam transportasi. Dan kegiatan ini berjalan dengan tertib dan aman,” pungkasnya.
Pasar murah menyediakan akses bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah daripada di pasaran umum. Kehadiran pasar murah ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan adanya akses terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Di sisi lain, Pasar murah seringkali menyediakan bahan-bahan makanan bergizi dengan harga yang terjangkau. Hal ini dapat membantu meningkatkan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil. Pasar murah memiliki banyak manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Manfaat ini dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah.







