Beri Kesempatan Putra-Putri Terbaik Daerah Mengenyam Pendidikan di Universitas Ternama, Disdikbud Kutim Luncurkan 2 Program Beasiswa

SANGATTA –  Rabu (29/5/2024), Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim memberikan beasiswa kepada putra-putri terbaiknya yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Beasiswa ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Kutim dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di Kutim.

Tidak tanggung-tanggung, Disdikbud Kutim meluncurkan dua program beasiswa sekaligus, yakni masing-masing untuk kategori regular yang diberi tajuk Indonesia Emas Daerah (sebanyak 50 penerima beasiswa) dan kategori khusus yakni Rekognisi Pembelajaran Lampau (450 tenaga pendidik terutama guru Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD)

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono mengatakan, program yang digagas Bupati Ardiansyah Sulaiman ini menjadi kesempatan emas bagi putra-putri terbaik daerah, untuk bisa mengenyam pendidikan di universitas ternama di Indonesia.

“Untuk beasiswa regular masing- masing, di Universitas Gajah Mada 30 orang, Universitas Indonesia 2 orang, Institut Tekhnologi Bandung 2 orang, Universitas Padjajaran 5 orang, Institut Pertanian Bogor 2 orang, Institut Tekhnologi Sepuluh November 2 orang  dan Universitas Hasnuddin 7 orang, dan seluruh biaya selama masa kulaih akan di tanggung sepenuhnya oleh Pemkab Kutim,” ujarnya.

Sedangkan, untuk program beasiswa RPL sendiri, Mulyono menyebut akan di berikan kepada 190 guru yang belum memiliki ijasah S1, kemudian 197 guru yang memiliki ijasah S1 tapi belum linear dengan profesi yang saat ini mereka tekuni. Kemudian untuk program S2 akan di berikan kepada 84 guru Inklusi (berkebutuhan khusus).

“Untuk program RPL ini kita menggandeng dua Universitas yakni  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dengan sistem pembelajaran Blended learning, dengan presentase 80 persen online dan 20 persen tatap muka,” beber Mulyono.

“Dari dua program beasiswa tersebut, kita mengalokasikan anggaran sebesar Rp 25 milyar lebih, langkah ini di ambil, demi kemajuan anak-anak dan sumber daya manusia terutama guru-guru kita,” tambahnya.

Sementara itu, Ardiasnayah Sulaiman mengatakan bahwa hadirnya program beasiswa Indonesia Emas Daerah, menjadi salah satu komitmen yang di tunjukan oleh pemerintah dalam meningkatkan  kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain bertujuan untuk memperluas kesempatan bagi masyarakat, agar bisa mendapatkan layanan pendidikan secara optimal.

“Termasuk adanya beasiswa bagi guru terutama jenjang PAUD ini, menjadi salah satu langkah kita untuk terus meningkatkan kualita pendidikan kita, yang mana masih banyak dari guru-guru kita yang belum linier dengan profesi yang mereka geluti saat ini, dan harapan saya semoga ini (beasiswa) bisa mendorong dan menjadi daya ungkit dalam peningkatan kualitas SDM handal dan unggul,” tutup orang nomor satu di Kutim itu.

Pos terkait

banner 468x60