
Borneo Nusantara, SANGATTA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur (Kutim), Rudi Hartono, memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang telah diraih oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kutim dari tahun ke tahun. Hal ini ia sampaikan dalam sambutannya saat hendak membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) PASI Kutim di samping Sekretariat Partai Golkar, Jalan Ilham Maulana, Sangatta Utara, Minggu (2/6/2024) siang.
Rudi Hartono mengatakan bahwa PASI Kutim telah menjadi salah satu cabor unggulan di Kutim yang selalu memberikan kontribusi medali bagi Kutim di berbagai event olahraga, baik di tingkat daerah maupun nasional. Salah satu contohnya seperti pada multievent empat tahunan, Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV).
“Saya sangat bangga kepada teman-teman khususnya PASI Kutim karena seingat saya pada waktu Porprov 2018, masih kepengurusan lama itu dari 41 atau 42 nomor tanding, hanya dapat medali perunggu. Tapi disaat kepemimpinan Pak Budiman Hading dan membawa PASI Kutim ke Porprov Berau (2022), itu kenaikannya luar biasa dengan meraih 7 emas, 5 perak dan 3 perunggu,” ungkapnya.
Disamping itu, selain memaparkan capaian prestasi PASI Kutim dari tahun ke tahun, ia juga kembali mengingatkan kepada seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) yang ada di Kutim untuk segera mengurus legalitas kepengurusannya. Menurutnya, hal ini penting karena dengan berbekal Surat Keputusan (SK) yang legal maka cabor tersebut dapat mengejar suatu prestasi.
“Saya menekankan kepada teman-teman pengurus cabor di Kutim untuk melegalisasikan kepengurusannya. Karena kalau organisasinya tidak legal atau dalam artian mati (tidak aktif), itu untuk mengurus hal-hal yang berkaitan dengan support anggaran akan terkendala,” tuturnya.
Oleh sebab itu, dirinya tidak pernah lelah mengingatkan perihal ini khususnya lewat kegiatan seperti muskab agar para pengurus cabor dapat mengedepankan legalitas organisasinya masing-masing. Menurutnya perlu adanya kerjasama antar para pemangku kepentingan seperti pengurus cabor dengan pihak KONI Kutim untuk mempertegas komitmen ini sehingga adanya peningkatan prestasi olahraga.
“Prestasi olahraga itu bisa dicapai disaat pengurus cabor, KONI dan pemerintah bisa duduk bersama dan prestasi olahraga itu bisa kita raih dengan adanya kerjasama antara orang tua atlet, pengurus cabor, pengurus KONI serta pemerintah setempat,” tegasnya. (dd-Advetorial/KominfoKutim)(BN)







