Rakor Forkopimcam Kutim Bahas Kesiapan Pilkada 2024

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) se-Kutim di Hotel Royal Victoria, Sangatta, pada Rabu (30/10/2024). Acara ini mengangkat tema “Konsolidasi Forkopimda dengan Forkopimcam Menjelang Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Kutai Timur Tahun 2024,” dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta aparat keamanan.

Kapolres Kutim AKBP Chandra Hermawan dalam rapat tersebut melaporkan kesiapan aparat keamanan untuk mendukung kelancaran Pilkada. Sebanyak 414 personel Polres Kutim akan terlibat dalam pengamanan, dengan dukungan tambahan 100 personel dari Polda Kalimantan Timur (Kaltim) serta 100 personel Brimob dan Samapta. Sebanyak 429.640 warga dengan 297.994 daftar pemilih tetap (DPT) akan mengikuti Pilkada 2024, yang terbagi antara 160.805 pemilih laki-laki dan 137.189 pemilih perempuan. Pemilih tersebar di 18 kecamatan, 141 kelurahan/desa, dan 171 Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan 500 titik rawan yang akan mendapat perhatian khusus. “Kami mendorong masyarakat untuk memverifikasi setiap informasi terkait pilkada. Jangan sampai berita hoaks memicu konflik, apalagi sampai berujung benturan fisik,” tegas Kapolres.

Selain itu, Lanal Sangatta turut memaparkan kesiapan logistik melalui jalur laut, yang mencakup 7 Pos AL untuk memastikan distribusi tepat waktu. Mengingat perjalanan distribusi logistik dari Tanjung Mangkalihat yang memerlukan 13-15 jam perjalanan darat, distribusi laut juga harus memperhitungkan pasang surut air laut.

Ketua DPRD Kutim Jimmy juga menyampaikan pentingnya partisipasi pemilih yang tinggi agar hasil Pilkada mencerminkan kualitas kepemimpinan di Kutim. “Partisipasi pemilih yang rendah akan mempengaruhi hasil pilkada dan kualitas kepemimpinan di Kutim,” ujarnya.

Pjs Bupati Kutim, yang diwakili oleh Kapolres, juga merekomendasikan kepada Kapolda untuk merekrut personel kepolisian dari warga lokal, agar mereka lebih berkenan ditempatkan di daerah terpencil. “Ke depan, kami berharap konsolidasi yang telah terbentuk ini bisa dipertahankan. Semua Forkopimcam diharapkan segera berkoordinasi dengan Forkopimda jika ada potensi kerawanan,” harapnya. (Adv/Bn-Ns04)

Pos terkait

banner 468x60