Pemkab Kutim Alokasikan Rp270 Miliar untuk Tuntaskan Proyek Multiyears dalam APBD Perubahan 2024

 

KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan proyek-proyek tahun jamak (multiyears) yang sudah berjalan. Hingga saat ini, sejumlah proyek multiyears yang ada masih dalam tahap pelaksanaan dengan sistem pembayaran bertahap yang disesuaikan dengan perkembangan di lapangan.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2024, Pemkab Kutim mengalokasikan dana sekitar Rp270 miliar untuk mendukung kelanjutan proyek-proyek multiyears ini. Sekretaris Daerah Kutim, Rizali Hadi, menjelaskan bahwa mekanisme pembayaran dilakukan dengan cara terukur, di mana pencairan anggaran mengikuti kemajuan fisik proyek. Hal ini bertujuan agar proses pembayaran tetap terkontrol dan akuntabel.

“Realisasi pembayaran mengikuti pencapaian fisik, sehingga prosesnya lebih terkontrol dan akuntabel,” kata Rizali dalam konferensi pers pada Senin (11/11/2024).

Menanggapi kekhawatiran beberapa pihak mengenai alokasi anggaran yang dianggap bisa mengurangi dana untuk program-program pokok-pokok pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Rizali menegaskan bahwa anggaran Pokir tetap tersedia. Ia juga menyebutkan bahwa pembahasan anggaran tersebut telah melalui paripurna bersama DPRD dan tidak ada pengurangan signifikan.

“Pokir masih ada. Anggaran telah melewati paripurna dan pembahasan bersama DPRD,” tegasnya.

Rizali menambahkan bahwa proyek-proyek multiyears ini telah dirancang berdasarkan prioritas pembangunan daerah yang disusun melalui tahapan-tahapan seperti Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), serta aspirasi masyarakat. Dengan demikian, proyek-proyek ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kutim.

Pemkab Kutim tetap optimistis bahwa proyek multiyears ini akan dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Fokus utama saat ini adalah pada pembangunan infrastruktur yang dapat mendukung peningkatan perekonomian dan mobilitas masyarakat di Kutai Timur.(Adv)

Pos terkait

banner 468x60