YOGYAKARTA – Untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang pengelolaan Bantuan Hibah dan Bantuan Sosial (Bansos).
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Hotel Tara, Yogyakarta, dan dihadiri oleh camat, perangkat daerah, serta pengurus hibah di lingkungan Pemkab Kutim.
Bimtek ini menghadirkan Yodie Indrawan, Analis Kebijakan Ahli Madya dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebagai narasumber utama. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai regulasi dan tata kelola hibah dan bansos.
Kepala Bagian Kesra, Sahman, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kutim untuk meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Bimtek ini menjadi langkah nyata untuk memastikan pengelolaan hibah dan bansos dilakukan secara profesional, efisien, dan sesuai regulasi,” ujar Sahman.
Ketua panitia, Muhammad Samsudin, menjelaskan bahwa pelaksanaan bimtek berlandaskan pada Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Bupati Kutai Timur Nomor 61 Tahun 2020 tentang tata cara pengelolaan hibah dan bansos.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan, memperkuat administrasi, dan meningkatkan manfaat program hibah serta bansos bagi masyarakat.
Samsudin juga menegaskan bahwa Bimtek ini diharapkan dapat menjadi pijakan strategis dalam pengelolaan hibah dan bansos di Kutai Timur, dengan fokus pada efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program. Setiap peserta diharapkan dapat memahami pentingnya pengelolaan yang transparan dan akuntabel, serta aplikatif untuk mendukung program prioritas daerah.
Camat Sangatta Utara, Hasdiah, yang juga menjadi salah satu peserta, mengapresiasi upaya Pemkab Kutim dalam meningkatkan kapasitas ASN.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman kami dalam mengelola hibah dan bansos sesuai aturan,” pungkasnya.(Adv)







