Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, dalam amanatnya membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, yang menyoroti tiga program utama, salah satunya adalah peningkatan kesejahteraan guru. Sertifikasi untuk guru ASN, PPPK, maupun non-ASN menjadi salah satu prioritas agar para pendidik dapat menjalankan tugas dengan optimal.
“Dengan peningkatan kesejahteraan, guru dapat lebih berdedikasi meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Ardiansyah.
Selain kesejahteraan, pemerintah juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap guru dari berbagai bentuk intimidasi dan kekerasan. Bupati menjelaskan, kerja sama dengan Kepolisian Negara RI akan dijalin untuk memastikan keamanan para guru melalui pendekatan restoratif.
“Masalah kekerasan akan diselesaikan secara damai melalui pendekatan restorative justice,” tambahnya.
Komitmen ini juga diwujudkan dengan pelatihan yang mendukung pengembangan kompetensi guru dalam aspek akademik, moral, dan kepemimpinan. Program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran.
Melalui peringatan HGN 2024, Pemkab Kutim berharap dapat terus mendukung para pendidik agar mampu menjalankan peran strategisnya dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing.(Adv/Bn-Ns04)