JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menjajaki kesempatan kolaborasi di sektor pendidikan tinggi berstandar internasional yang ditawarkan Sampoerna University, Jakarta. Pekan ini, Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi menghadiri undangan resmi Sampoerna University di Jakarta untuk membahas potensi kerja sama tersebut.
Dalam kunjungan tersebut dibahas berbagai peluang kerja sama. Mulai dari penyediaan beasiswa hingga peningkatan kapasitas SDM melalui sistem dual degree (gelar ganda) internasional.
Dalam hal beasiswa, skema yang ditawarkan mengusung konsep subsidi silang. Dengan skema ini, terbuka ruang beasiswa penuh, selama ada kuota mahasiswa berbayar yang terpenuhi. Mahyunadi menyebut model ini bukan hanya solutif, tapi juga berorientasi pada keadilan sosial pendidikan.
Sedangkan gelar ganda bisa diperoleh mahasiswa karena Sampoerna University bekerja sama dengan Arizona University dan Keiser University.
Setelah meninjau sejumlah fasilitas seperti laboratorium dan ruang kelas, Mahyunadi menilai kampus tersebut layak menjadi mitra strategis. “Selain itu, mereka juga memiliki jaringan kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar di Indonesia. Ini tentu memberikan nilai tambah bagi lulusan dalam hal akses lapangan kerja,” tambah Mahyunadi.
“Pandangan pertama kami terhadap universitas ini cukup positif. Tidak hanya menjanjikan, tapi juga memberikan bukti nyata melalui kualitas fasilitas dan programnya,” lanjutnya.
Namun demikian, ia menegaskan kerja sama baru akan dibahas lebih lanjut dengan mempertimbangkan tiga pilar penting. Tidak melanggar regulasi, sesuai kemampuan fiskal daerah, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kutim.
Sementara itu, Rektor Sampoerna University Wahdi Yudhi menyatakan kesiapannya mendukung daerah dalam menciptakan SDM berkualitas. “Kami siap mendukung pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul melalui akses pendidikan berkualitas,” tuturnya. (ADV/ProkopimKutim/BN)







