SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) memberikan dukungan terhadap lembaga pendidikan Islam yang berperan aktif menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak usia dini. Hal itu disampaikan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman saat menghadiri kegiatan Hubbul Qur’an ke-13 TKIT Daarussalam di Gedung Wanita, Bukit Pelangi,
Acara tersebut diikuti 125 murid yang mempraktikkan tartil dan tahfidz juz 29–30 dengan metode Ummi. Turut hadir Bunda PAUD Kutim, Siti Robiah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, Ketua Yayasan Pembina Muslim Daarussalam (YPMD) Muhammad Idris, serta para guru dan orang tua siswa.
Bupati menyebut pendidikan berbasis Al-Qur’an merupakan fondasi penting pembentukan karakter bangsa. Ia mengatakan, anak-anak yang dibiasakan membaca dan memahami Al-Qur’an sejak dini akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat secara moral dan spiritual.
“Selamat kepada anak-anakku semua, semoga kalian menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, serta menjadi penghafal Al-Qur’an yang membanggakan kedua orang tuanya,” tambah Ardiansyah.
Ketua YPMD Muhammad Idris menyampaikan terima kasihnya atas dukungan pemerintah terhadap pengembangan sarana dan prasarana di lembaga yang ia pimpin. Hal yang sama ia sampaikan kepada guru dan orang tua siswa.
“Tanpa guru dan orang tua, tentu pendidikan Al-Qur’an tidak akan berjalan maksimal. Semoga usaha kita bersama ini membuahkan generasi penghafal Al-Qur’an yang membawa berkah untuk bangsa,” ujarnya.
Kepala Sekolah Husnul Khatimah menambahkan, kegiatan ini mengangkat tema ‘Cintai Al-Qur’an Sejak Dini, Berkah Bumiku Pertiwi’ dan diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk mencintai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. (ADV/ProkopimKutim/BN)







