SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) meluncurkan Corporate University (Corpu) ASN Kutim. Ini adalah inovasi pembelajaran digital untuk meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) di era transformasi pemerintahan modern.
Corpu hadir sebagai bagian dari sistem Manajemen Talenta ASN yang dikembangkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menjelaskan, Corpu bukan lembaga akademik, melainkan ekosistem belajar yang terintegrasi dengan visi pembangunan daerah.
“Corpu adalah komitmen kita untuk terus mendorong ASN Kutim belajar dan berkembang. Di era digital, cara kerja pun berubah. Belajar harus fleksibel, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan riil,” kata Ardiansyah.
Melalui plattform ini, ASN Kutim dapat mengakses pelatihan dan peningkatan kapasitas secara daring dan berkelanjutan. Ini akan membentuk budaya belajar baru di lingkungan birokrasi, yang tidak hanya responsif terhadap perubahan, tetapi juga proaktif menciptakan inovasi.
Kabid Pengembangan Kompetensi BKPSDM Kutim, Mirza Wahyudi, menambahkan bahwa Corpu juga menjadi instrumen penting dalam memastikan pengembangan kompetensi aparatur berjalan objektif dan terukur.
“Dengan pemetaan talenta dan Corpu, arah pengembangan kompetensi ASN akan lebih terstruktur, objektif, dan responsif terhadap perubahan. Ini penting untuk mendukung tercapainya target pembangunan daerah,” jelas Mirza.
Kegiatan peluncuran yang diikuti 170 peserta ini turut dihadiri perwakilan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pihak BKN menilai langkah Kutim sejalan dengan strategi nasional penguatan kapasitas ASN berbasis kompetensi.
Inovasi ini menandai perubahan besar dalam sistem pembinaan ASN di Kutim, dari sekadar administrasi pelatihan, menuju pembelajaran berbasis data, kinerja, dan inovasi. (ADV/ProkopimKutim/BN)







