BORNEONUSANTARA.ID, SANGATTA – Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kutai Timur resmi melantik pengurus cabang di tujuh kecamatan, (16/12/2025). Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak penguatan koordinasi majelis taklim di tingkat kecamatan, sekaligus upaya meningkatkan kualitas dakwah dan pengajian di masjid‑masjid yang ada di Kutai Timur.
Dalam kegiatan tersebut, PD BKMM DMI Kabupaten Kutai Timur melantik tujuh Pengurus Cabang BKMM, yakni Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Kaliorang, Sangkulirang, Muara Wahau, dan Kombeng. Para pengurus yang baru saja diambil sumpahnya ini diamanahkan untuk segera membentuk jaringan dan melakukan koordinasi dengan seluruh majelis taklim yang berada di wilayah masing‑masing, tanpa menghilangkan atau mengubah kegiatan yang sudah berjalan baik selama ini.

Acara pelantikan turut dihadiri Bupati Kutai Timur, jajaran pejabat pemerintah daerah, Ketua DMI Kabupaten Kutai Timur, Ketua BKMM DMI Kutai Timur, perwakilan ormas Islam, serta para pengurus dan anggota majelis taklim. Suasana pelantikan berlangsung hangat, ditandai dengan pembacaan doa, prosesi pengukuhan pengurus, serta rangkaian sambutan yang menegaskan pentingnya peran majelis taklim dalam membina keluarga dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan apresiasi tinggi kepada DMI dan BKMM yang telah memikirkan penguatan majelis taklim melalui wadah koordinatif di tingkat kecamatan.

“lingkaran dakwah Islam tidak boleh hanya berada pada satu titik, tetapi harus hadir di seluruh titik kehidupan masyarakat, termasuk di keluarga dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan agar BKMM menjadi ruang koordinasi, bukan untuk meniadakan atau menggagalkan kegiatan majelis taklim yang sudah ada.
“Jadikanlah BKMM ini sebagai wadah yang sifatnya koordinatif. Koordinasi bukan menghilangkan kegiatannya, bukan menggagalkan kegiatannya, atau merubah kegiatannya, meskipun BKMM punya visi, misi, program, dan kegiatan sendiri,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Bupati mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pelaksanaan program majelis taklim, terutama ketika ada kesulitan mengumpulkan jamaah karena kesibukan. Ia mencontohkan, pembelajaran tahsin Al‑Qur’an bisa dilakukan secara daring melalui gawai masing‑masing, sehingga tidak lagi terikat ruang dan waktu namun tetap menjaga kontinuitas belajar.
Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kutai Timur, Munif Naim, dalam sambutannya menyatakan rasa bangga karena aktivitas PD BKMM sudah mulai dirasakan oleh masyarakat, dan pelantikan tujuh PC BKMM akan memperluas jangkauan dakwah di kecamatan.
“Harapan kita adalah semoga PC BKMM yang telah dilantik juga bisa menyebarkan dakwah Islamiyah di masyarakatnya masing‑masing, terutama bisa mensyiarkan kegiatan masjid‑masjid yang ada di wilayahnya,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa keberadaan PC BKMM harus mampu meningkatkan kualitas bacaan Al‑Qur’an di kalangan jamaah, khususnya ibu‑ibu yang selama ini masih banyak yang belum fasih membaca Al‑Qur’an. Ketua DMI mengutip hadis Rasulullah tentang keutamaan orang yang belajar dan mengajarkan Al‑Qur’an, seraya mengajak seluruh pengurus memprioritaskan program tahsinul Qur’an dan kajian keislaman yang berkelanjutan.
Ketua BKMM DMI Kutim, Siti Robiah juga menyampaikan, bahwa pembentukan dan pelantikan pengurus cabang di tujuh kecamatan merupakan bagian dari upaya memperkuat jaringan majelis taklim di seluruh wilayah Kutai Timur. Ia menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya struktur BKMM hingga tingkat kecamatan dan mengajak semua pengurus yang baru dilantik untuk segera bekerja, bukan hanya menunggu program dari kabupaten.
“BKMM adalah mitra strategis Dewan Masjid Indonesia dalam memakmurkan masjid melalui kegiatan pengajian, tahsin Al‑Qur’an, dan berbagai program pembinaan keluarga. Ia menekankan pentingnya soliditas pengurus, komunikasi intensif dengan para ustaz/ustazah pembina, serta sinergi dengan pemerintah kecamatan agar setiap program keagamaan dapat berjalan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pemerintah daerah berharap, dengan lengkapnya kepengurusan PC BKMM di tujuh kecamatan ini, kegiatan pengajian, pembinaan keluarga, dan dakwah di masjid‑masjid akan semakin semarak serta membawa keberkahan bagi masyarakat Kutai Timur.







