Dari Pemusnahan Sabu ke Pelukan Keluarga: Polres Kutim Musnakan Narkoba & Gratiskan Mudik Nataru

Bupati Kutim Turut Mengikuti Pemusnahan Narkoba

BORNEONUSANTARA.ID, SANGATTA – Dalam aksi tegas yang menggelegar, Polres Kutai Timur memusnahkan barang bukti narkotika seberat total 247,98 gram hasil penggerebekan dari tujuh laporan polisi dalam satu bulan terakhir. Pemusnahan ini digelar serentak di lapangan terbuka Polres, dihadiri puluhan personel bersenjata lengkap, sebagai bagian dari Operasi KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) untuk memerangi peredaran gelap narkoba yang mengancam masa depan Kutai Timur.

Acara pemusnahan menjadi pemandangan dramatis ketika tumpukan barang bukti disusun rapi di depan mata para hadirin. Termasuk di dalamnya:
– Sabu-sabu seberat 247,98 gram, jenis kristal mematikan yang sering diselundupkan melalui jalur darat dan laut.
– Miras berbagai merek, hasil razia di warung-warung remang yang menjadi pintu gerbang distribusi.
– Knalpot ilegal, disita dari operasi terpisah karena sering menjadi alat modifikasi kendaraan yang memicu balap liar liar dan kriminalitas jalanan.

Barang Bukti Yang Didapatkan

Proses penghancuran dilakukan dengan alat berat, disaksikan langsung oleh Bupati Kutim, Ketua DPRD, Forkopimda Kutim beserta jajaran dan tokoh masyarakat. AKBP Fauzan Arianto menegaskan, aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan komitmen bulat seluruh personel Polres Kutai Timur untuk berperang total melawan narkoba.

“Ini adalah bukti nyata kami tegas terhadap seluruh peredaran narkoba. Setiap gram sabu yang kami musnahkan hari ini mewakili nyawa generasi muda yang berhasil kami selamatkan,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan bahwa operasi KRYD akan terus digencarkan, terutama menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di mana mobilitas masyarakat tinggi berpotensi dieksploitasi bandar.

“Kami sudah petakan titik rawan di Sangatta, Sangkulirang, hingga Bengalon. Razia akan semakin masif, dan kami ajak masyarakat laporkan dugaan peredaran melalui 110.”

Kapolres juga menyampaikan pesan mendesak kepada warga Kutai Timur

“Hati-hati dengan peredaran narkoba, Narkoba ini sangat merusak generasi emas kita. Bayangkan anak-anak kita, pemuda potensial di Kutai Timur, hancur karena kecanduan. Mari lawan bersama, jangan biarkan Kutai Timur jadi lahan subur bagi bandar.”

Sebelum menutup acara, Polres Kutai Timur melepas mudik gratis bagi beberapa warga yang akan merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dengan menyediakan bus dan kendaraan gratis dari Sangatta menuju berbagai daerah asal di Kalimantan Timur, sebagai bentuk kepedulian Polri meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan perjalanan aman dan tertib lalu lintas jelang libur panjang Nataru.

Pelepasan Mudik Gratis Dari Polres Kutim

Kegiatan diakhiri dengan menegaskan bahwa Polres Kutai Timur tak hanya menindak, tapi juga mencegah. Aksi ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih waspada, menjaga wilayah tetap aman dan bersih dari ancaman menjelang libur panjang Nataru.

Pos terkait

banner 468x60