Diskominfo Staper Kutim Luncurkan Aplikasi Terpadu Digital, Satu Pintu untuk Semua Layanan

Peresmian Aplikasi Terpadu Digital

BORNEONUSANTARA, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menghadirkan terobosan di bidang pelayanan publik lewat aplikasi Terpadu Digital Kutai Timur. Inovasi ini digagas sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses layanan pemerintahan yang lebih cepat, mudah, dan tidak berbelit.

Melalui aplikasi berbasis smartphone ini, warga kini dapat mengakses berbagai informasi maupun layanan publik cukup dari genggaman tangan, tanpa harus bolak-balik mendatangi kantor dinas.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ronny Bonar H Siburian, menjelaskan bahwa peluncuran aplikasi yang diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Mahyunadi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam merespons cepatnya perkembangan teknologi digital saat ini.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ronny Bonar H Siburian

“Berbagai fitur pelayanan ada dalam aplikasi itu, masyarakat bisa mengakses secara gampang, karena semua sudah terintegrasi,” katanya.

Keunggulan aplikasi ini terletak pada sistem satu pintu yang menyatukan layanan dari berbagai perangkat daerah sekaligus. Beberapa di antaranya yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Perkebunan (Disbun), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Koperasi (Diskop), hingga layanan administrasi tingkat kecamatan. Tak ketinggalan, Diskominfo Staper turut menyediakan fitur pemantauan CCTV selama 24 jam serta layanan konversi format dokumen yang bisa dimanfaatkan masyarakat secara gratis untuk menunjang aktivitas produktif mereka.

Namun dari sekian banyak fitur, yang menjadi daya tarik utama adalah kehadiran Learning Management System (LMS) di dalam aplikasi tersebut. Fitur ini dirancang sebagai wadah pembelajaran digital, baik untuk masyarakat umum maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), lengkap dengan pendampingan tutor pada setiap materi pelatihannya.

Kehadiran LMS ini memungkinkan pengguna tidak sekadar mengakses bahan belajar, tetapi juga mengasah kemampuan dan menambah keterampilan secara mandiri lewat sistem pembelajaran yang fleksibel dan dapat diakses kapan saja.

Ronny berharap, kehadiran aplikasi yang sudah tersedia di Play Store ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Semua layanan dalam satu genggaman aplikasi. Masyarakat hanya perlu kunjungi Terpadu Digital Kutai Timur, aplikasinya lengkap, jadi lebih praktis dan efisien, karena mudah penggunaannya,” pungkasnya. (bn/adv/04)

Pos terkait

banner 468x60