
BORNEONUSANTARA, KALIORANG – Kecamatan Kaliorang dikenal menjadi salah satu sentral hasil pertanian di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Berbagai produk pertanian mampu di hasilkan oleh masyarakat, salah satu yang cukup di kenal yakni buah pisang kepok grecek.
Meski komoditas tersebut sudah cukup di kenal dan mampu menembus pasar ekspor. Namun, karena melimpahnya hasil panen yang bisa diperoleh para petani. Berdampak terhadap pemasaran produk unggulan tersebut.
Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah Kecamatan yang terus berupaya untuk memperkenalkan berbagai hasil pertanian unggulan dari wilayah yang sebagian besar masih berupa lahan yang dikenal cukup produktif untuk pengambangan sektor pertanian.
Plt Camat Kaliorang Pitriani mengatakan, meskipun sudah ada upaya pengembangan yang di lakukan oleh para petani, terutama produk turunan pisang Kepok Grecek. Namun mereka masih mengalami kesulitan terutama pemasaran. Hal ini menjadi atensi pemerintah Kecamatan untuk segera mengambil langkah strategis mengatasi persoalan tersebut.
“Mereka sudah bisa menghasilkan berbagai prosuk turunan,salah satunya pisang kripik. Namun mereka terkendala distribusi (pemasaran),”ujarnya.
Sebagai langkah awal, selain terus mengoptimalkan promosi untuk lebih mengenalkan hasil pertaniannya, pihaknya juga akan menggandeng berbagai pihak terutama sektor swasta untuk membantu mengatasi persoalan tersebut.
Pihaknya berharap, keterlibatan sektor swasta nantinya tidak hanya sebatas membantu pemasaran, tetapi juga dapat membuka peluang kerja sama dalam pengembangan produk maupun peningkatan kualitas kemasan. Dengan begitu, produk turunan pisang Kepok Grecek memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Ini yang sedang kami pikirkan, bagaimana hasil produksi masyarakat bisa terserap dengan baik. Jangan sampai ketika panen melimpah justru petani kesulitan menjual hasilnya,” jelas Pitriani.
Menurutnya, potensi pertanian di Kecamatan Kaliorang sangat besar untuk terus dikembangkan. Selain pisang Kepok Grecek, masih terdapat berbagai komoditas pertanian lainnya yang berpotensi menjadi produk unggulan daerah apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan. (bn/adv/08)







