Disdikbud Kutim Perkuat Mutu 478 Satuan PAUD di 18 Kecamatan

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kutai Timur, Heri Purwanto

BORNEONUSANTARA, SANGATTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) terus melakukan melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Upaya tersebut mencakup penguatan tenaga pendidik, pembenahan tata kelola, hingga pemenuhan fasilitas pendukung pembelajaran.

Kepala Dinas, melalui Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kutai Timur, Heri Purwanto, mengatakan peningkatan mutu PAUD harus dilakukan secara menyeluruh agar layanan yang diterima anak dapat semakin optimal. Saat ini, tercatat sebanyak 478 satuan PAUD yang terdiri atas lembaga formal dan nonformal yang tersebar di seluruh wilayah Kutim.

Heri menjelaskan jumlah satuan pendidikan tersebut dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk melihat perkembangan lembaga sekaligus menyesuaikan program pembinaan dengan kondisi dan kebutuhan pendidikan anak usia dini di Kutai Timur.

Salah satu langkah yang dilakukan Disdikbud adalah meningkatkan kapasitas guru melalui berbagai program pelatihan. Kegiatan tersebut disesuaikan dengan perkembangan pendidikan, sehingga tenaga pendidik memiliki kemampuan yang relevan dalam memberikan layanan kepada peserta didik.

Selain kualitas guru, aspek sarana dan prasarana juga menjadi perhatian. Disdikbud Kutim berupaya meningkatkan fasilitas pendidikan secara bertahap, baik pada satuan PAUD negeri maupun swasta, sehingga akses terhadap layanan pendidikan yang layak dapat dirasakan secara lebih merata.

Menurut Heri, peningkatan kualitas PAUD tidak cukup hanya dengan memperbaiki satu komponen. Kurikulum, pengelolaan peserta didik, sistem penilaian, kelembagaan, kualitas pendidik, serta ketersediaan fasilitas harus dikembangkan secara beriringan.

“Semua lini harus kita garap agar layanan pendidikan kita di Kutai Timur semakin berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak. PAUD dinilai memiliki posisi penting sebagai tahap awal dalam membangun dasar pendidikan sebelum anak melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Disdikbud Kutim juga terus melakukan evaluasi terhadap kondisi satuan PAUD sebagai dasar dalam menentukan langkah pembinaan selanjutnya. Dengan pemetaan dan evaluasi tersebut, kebijakan pendidikan diharapkan dapat lebih tepat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas layanan PAUD di seluruh wilayah Kutai Timur. (bn/adv/09)

Pos terkait

banner 468x60